Mahasiswa Universitas Ivet Semarang Dorong Perubahan Pola Kelola Sampah Warga Ngadirgo

unisvet-semarang
-

Tidak ada video disisipkan.

SEMARANG, TEROPONGMEDIA.ID – Persoalan polusi udara akibat pembakaran sampah rumah tangga masih menjadi kebiasaan yang sulit dihindari di banyak permukiman padat. Kondisi inilah yang mendorong mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) X Universitas Ivet Semarang untuk tidak hanya menghadirkan inovasi teknologi, tetapi juga membangun kesadaran baru masyarakat dalam mengelola sampah secara lebih sehat dan bertanggung jawab.

Melalui Kelompok 7 KKN, mahasiswa meluncurkan program pembakaran sampah minim asap di RW 01 Kelurahan Ngadirgo, Kecamatan Mijen, Kota Semarang, Senin (9/2/2026). Program ini menjadi bagian dari gerakan pemberdayaan masyarakat berbasis circular economy yang terintegrasi dengan prinsip Sustainable Development Goals (SDGs).

Berbeda dari pendekatan konvensional yang hanya berfokus pada pembuangan sampah, mahasiswa KKN Universitas Ivet menempatkan perubahan perilaku warga sebagai tujuan utama. Inovasi alat pembakaran minim asap tidak diposisikan sebagai solusi utama, melainkan sebagai opsi terakhir setelah proses pemilahan sampah dilakukan secara mandiri.

Perwakilan mahasiswa KKN, Alfonsius Joivan Sar, menjelaskan bahwa pendekatan yang dibangun tidak hanya teknologis, tetapi juga edukatif.

“Kami ingin warga memahami bahwa pembakaran bukan solusi utama. Pemilahan sampah tetap menjadi kunci. Alat ini hanya digunakan untuk sampah residu yang benar-benar tidak bisa didaur ulang,” ujarnya, dilansir dari laman resmi Universitas Ivet Semarang, (21/2/2026).

Baca Juga:

Shredtics, Inovasi Mahasiswa UM: Alat Cacah Plastik Portabel Ramah Lingkungan

Mahasiswa lainnya, Tesa Ardianto, Vanesha Bintang Azzahra, Vina Agustina, dan Fara Nur Aulia, secara aktif melakukan edukasi door to door mengenai bahaya open burning terhadap kesehatan pernapasan dan kualitas lingkungan. Sosialisasi ini dikombinasikan dengan demonstrasi langsung cara kerja alat pembakaran minim asap agar warga memahami prinsip kerjanya secara praktis.

Pendekatan ini mendapat respons positif dari masyarakat setempat. Ketua RW 01 Kelurahan Ngadirgo, Haryono, menilai kehadiran mahasiswa KKN bukan hanya membawa alat, tetapi juga membawa perubahan pola pikir.

“Yang penting bukan hanya alatnya, tapi cara pandang warganya. Sekarang masyarakat mulai sadar bahwa membakar sampah sembarangan itu berbahaya,” ujarnya.

Ketua RT 02 RW 01, Jumitri, juga menilai program ini mendorong kedisiplinan lingkungan warga.

“Warga jadi lebih tertib. Lingkungan lebih nyaman, tidak ada asap pekat, dan kesadaran untuk memilah sampah mulai tumbuh,” tuturnya.

Melalui program ini, mahasiswa KKN Universitas Ivet tidak hanya menghadirkan solusi teknis, tetapi juga membangun budaya baru dalam pengelolaan sampah. Pendekatan circular economy diterapkan bukan sekadar sebagai konsep, melainkan sebagai praktik sosial yang membentuk kebiasaan kolektif masyarakat.

Program pembakaran minim asap menjadi pintu masuk perubahan yang lebih besar: dari budaya membakar sampah, menuju budaya memilah, mengelola, dan bertanggung jawab terhadap lingkungan. Tujuannya bukan sekadar udara yang lebih bersih, tetapi terbentuknya komunitas yang sadar kesehatan, sadar lingkungan, dan berkelanjutan.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Prediksi Skor Peru vs Spanyol: La Roja Bidik Kemenangan dalam Laga Uji Coba Internasional
bank bjb Dorong Sport Tourism Lewat Kesuksesan Suroboyo 10K di Kota Surabaya
bank bjb Dukung Sport Tourism dan Gaya Hidup Sehat via Suroboyo 10K di Kota Surabaya
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Tingkat RT
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Tingkat RT
SPMB Kota Bandung
Pendaftaran SPMB Kota Bandung Jenjang SD dan SMP Tahap 1 2026 Dibuka
Pemprov Jabar Raih Penghargaan Pemda Terbaik Penggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
Pemprov Jabar Raih Penghargaan Pemda Terbaik Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Peru vs Spanyol: La Roja Bidik Kemenangan dalam Laga Uji Coba Internasional

2

Kucing Uya Kuya Kembali, Sang Presenter Ungkap Rasa Syukur

3

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

4

Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025

5

Ribuan Atlet Jawa Barat Ikut Pengukuhan Pelatda PON XXI/2024
Headline
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri