Marak Tindakan Kriminal, DPRD Jatim Dorong Jembatan Suramadu Berbayar, Ini Alasannya

DPRD Jatim Dorong Jembatan Suramadu Berbayar
Jembatan Suramadu (Istimewa)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA,TEROPONGMEDIA.ID — Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Nurul Huda alias Ra Huda, turut memberikan komentar ihwal Jembatan Suramadu yang belakangan ramai dibincangkanan masyarakat lantaran banyaknya aksi aksi kriminal seperti curan mor yang terjadi Surabaya dan bawa ke Madura.

Bahkan, warganet berkelakar meminta jembatan terpanjang di Indonesia itu untuk dirubuhkan.

Atas dasar keresahan itu, Wakil rakyat yang duduk di kursi Komisi D ini, mendorong agar pemerintah Pusat mengkaji ulang aturan Jembatan Suramadu yang semula gratis menjadi berbayar. Dengan harapan bisa mengurangi kecelakaan dan tingkat kriminal yang terjadi.

“Belakangan banyak warga yang datang ke saya meminta agar Jembatan Suramadu ini bisa berbayar lagi karena banyak jalan yang rusak supaya biaya berbayar itu bisa untuk perbaikan,” kata Ra Huda kepada media Rabu (12/2/2025).

Ra Huda berpendapat, jika Jembatan Suramadu berbayar, maka biaya perawatan atau perbaikan tidak lagi menjadi beban pemerintah.

“Kalau berbayar kan enak, pemerintah tidak pernah mengeluarkan anggaran negara jika ada kerusakan, cukup diambil dari penjualan tiket atau karcis,” ungkapnya.

“Ya karcisnya pun yang tidak terlalu mahal, misalnya untuk Mobil 10rb, Tronton 15rb Motor 3rb,” sambungnya.

BACA JUGA: Ritual Ci Suak di Klenteng Boen Bio Surabaya: Tolak Bala Jelang Imlek 2025

Untuk menindaklanjuti tersebut, pihaknya akan berkonsultasi Pemerintah Provinsi Jawa Timur sebagai kepanjangan tangan dari pemerintah Pusat, untuk membuat skema penjualan tiket atau karcis di pintu masuk jembatan Suramadu.

“Nanti kita akan koordinasi dengan Pemprov untuk menindaklanjuti keinginan masyarakat,” pungkasnya.

Sebagai informasi, belakangan maraknya aksi kriminal di sekitar Jembatan Suramadu, mulai dari pencurian kendaraan hingga indikasi pembegalan dengan modus senar pancing memicu keresahan warga. Banyak yang mendesak adanya pengamanan ketat, bahkan tidak sedikit yang mendukung penerapan pintu tol atau ekstremnya, pembongkaran jembatan.

(Agus Irawan/Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025

4

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

5

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi
Headline
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru