BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Juara dunia MotoGP 2025, Marc Marquez, menegaskan bahwa wacana dirinya kembali ke Honda pada musim 2027 masih jauh dari kenyataan. Meski menyebut hubungan emosionalnya dengan Honda tidak pernah putus, Marquez menilai keputusan masa depannya kini harus bersifat “egois” demi mempertahankan level kompetitifnya.
Pebalap berusia 32 tahun itu menghabiskan hampir seluruh fase emas kariernya bersama Honda, sejak debut pada 2013 hingga mendominasi era MotoGP dengan enam gelar juara dunia dalam tujuh musim. Namun performa buruk motor RC213V selama beberapa tahun membuatnya hengkang pada akhir 2023 dan memilih bergabung dengan Gresini Racing menggunakan Ducati spek satu tahun.
Keputusan itu menjadi titik balik. Marquez memenangi tiga balapan di musim 2024, lalu dipromosikan ke Ducati pabrikan pada 2025 dan kembali menguasai kejuaraan dunia dengan meraih gelar ketujuhnya di kelas premier.
Kini kontraknya bersama Ducati berlaku hingga akhir 2026, sementara hampir seluruh grid MotoGP akan memasuki pasar pembalap di 2027 bersamaan dengan perubahan regulasi besar-besaran. Situasi tersebut membuat isu comeback Marquez ke Honda kembali menguat, apalagi pabrikan Jepang itu mulai bangkit lewat keuntungan konsesi.
Baca Juga:
Alex Rins: Pengurangan Kapasitas Mesin Bukan Solusi Instan untuk Keselamatan MotoGP
Honda Siap Bermanuver untuk 2027, Bajak Marc Marquez dari Ducati?
Honda menunjukkan perkembangan signifikan sepanjang 2025. Mereka meraih kemenangan di balapan basah serta mengemas tiga podium di kondisi kering. Peringkat konsesi Honda juga naik, membuka lebih banyak ruang pengembangan untuk musim 2026. Perbaikan ini membuat Honda kembali dilirik sebagai destinasi potensial bagi sejumlah bintang MotoGP.
Namun saat menghadiri acara Estrella Galicia baru-baru ini, Marquez memberi jawaban jujur ketika ditanya soal peluang kembali ke Honda pada 2027.
“Ini lebih banyak teori daripada praktik. Saya tidak akan membuat keputusan apa pun saat sedang cedera atau ketika saya tidak berada di atas motor. Itu penting, kecuali saya melihatnya dengan sangat, sangat jelas,” kata Marquez, melansir motogp, Sabtu (29/11/2025).
Ia menambahkan bahwa kontrak berikutnya akan menjadi keputusan paling personal dalam kariernya.
“Saya sedang dalam momen yang hebat, saya kembali ke puncak, dan inilah saatnya membuat keputusan yang tepat, menjadi egois, memikirkan diri sendiri. Pada 2027, tidak ada yang bisa menjamin Anda mendapatkan motor terbaik,” ungkapnya.
Marquez menegaskan semua keputusan akan dilakukan berdasarkan hasil pengujian dan intuisi saat momentum itu tiba.
“Ketika sudah diuji, semuanya akan final. Anda harus memercayai insting Anda. Ini akan menjadi tahun di mana semuanya terbuka. Anda harus mengelolanya sebaik mungkin,” tukasnya.











