Menakar Biaya Restorasi Honda Win 100, Biar Kembali seperti Lahir Lagi

restorasi honda win
Foto (Instagram/@okkiyyyyy)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG,TM.ID: Motor sport retro, Honda Win 100 yang khas dengan desain mengotaknya, telah menjadi ikon otomotif roda dua Indonesia. Tak jarang, banyak yang ingin melakukan restorasi motor ini seperti tampilan yang baru keluar dari dealer.

Sebab, kolektor dan penggemar kini mulai memandangnya sebagai barang koleksi yang bernilai. Untuk merestorasinya, perlu rela merogoh kocek dalam-dalam agar memenuhi ekspetasi.

Biaya dan Tangangan Restorasi Honda Win

restorasi honda win
Foto (Instagram/@okkiyyyyy)

BACA JUGA: Tips Memperbaiki Karburator Honda Win 100, Anti Banjir dan Ngaco

Meskipun Honda Win 100 sudah tidak diproduksi sejak tahun 2005, keberlanjutan restorasi tetap memungkinkan. Suku cadang  WIn 100 masih bisa didapatkan di toko online. Baik fast moving maupun slow moving parts dapat dengan mudah ditemukan. Namun, beberapa komponen, seperti tangki, menjadi langka di pasaran karena sudah tidak diproduksi lagi.

Melansir berbagai sumber, salah satu tantangan utama dalam restorasi Honda Win 100 adalah mencari tangki yang masih dalam kondisi baik. Kondisi copotan dan restorasi mungkin menjadi pilihan, tetapi mendapatkan yang asli (orian) menjadi prioritas.

Harga tangki berkisar antara Rp 400.000 hingga Rp 500.000, tergantung pada kondisi. Sokbreker depan juga menjadi komponen yang sulit dicari, terutama untuk motor dengan aliran semi-trail dan rem cakram di depan.

Beberapa komponen orisinal, seperti spidometer, menjadi langka dan mahal. Perbedaan kualitas bahan antara yang orisinal dan KW membuat harga spidometer orisinal mencapai Rp 600.000 atau Rp 700.000, sementara yang biasa hanya sekitar Rp 150.000. Meski demikian,  bahwa knalpot jarang menjadi masalah, kecuali jika terdapat kebocoran atau karat di lehernya.

Kisaran Harga Parts Original Lawas

Berikut adalah kisaran harga beberapa komponen Honda Win 100 kondisi orisinal NOS (New Old Stock):

  • Tangki Bahan Bakar: Rp 1,5 juta – Rp 2 juta
  • Jok: Rp 1 juta – Rp 1,5 juta
  • Spion: Rp 700.000 – Rp 1 juta
  • Lampu Depan: Rp 1,5 jutaan
  • Spidometer: Rp 1 juta – Rp 1,5 juta
  • Lampu Sein: Rp 1 jutaan
  • Behel/Holder: Rp 600.000 – Rp 1 juta
  • Karburator: Rp 1 jutaan

Meskipun Honda Win 100 telah berhenti diproduksi, proses restorasi memberikan kesempatan untuk mempertahankan keelokan dan keberlanjutan motor ini. Pencarian suku cadang yang langka tidak menjadi kendala besar, terutama dengan kemudahan berbelanja online.

 

 

(Saepul/Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

2

3

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

4

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

5

Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025
Headline
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru