BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Kabut pagi perlahan menyingkap lereng Gunung Sumbing. Dari ketinggian, deretan rumah tampak bertumpuk rapi mengikuti kontur bukit, seolah menempel satu sama lain demi bertahan dari dinginnya udara pegunungan. Pemandangan itulah yang membuat siapa pun terdiam sejenak ketika pertama kali menjejakkan kaki di Dusun Butuh, sebuah desa kecil di Kabupaten Magelang yang kini lebih dikenal dengan julukan Nepal Van Java.
Julukan itu bukan tanpa alasan. Dari kejauhan, Dusun Butuh mengingatkan pada desa-desa di Pegunungan Himalaya. Rumah-rumah warga tersusun bertingkat di lereng curam, berpadu dengan kabut tipis dan latar pegunungan yang menjulang. Suasana ini menghadirkan sensasi seolah wisatawan sedang berada jauh dari Jawa Tengah, seakan tersesat di sudut Nepal yang tenang dan memesona.
Dusun Butuh terletak di Desa Temanggung, Kecamatan Kaliangkrik, Kabupaten Magelang, pada ketinggian sekitar 1.620 meter di atas permukaan laut. Lokasi ini menjadikannya salah satu titik terbaik untuk menikmati wajah lain Gunung Sumbing. Udara dingin menyapa sejak pagi, sementara aroma tanah basah dan dedaunan menjadi teman sepanjang hari.
Saat matahari mulai terbit, Nepal Van Java berubah menjadi panggung alam yang memukau. Sinar keemasan perlahan menyapu atap-atap rumah, menembus kabut, dan memantul di lereng gunung. Momen ini menjadi favorit wisatawan, bukan hanya untuk diabadikan lewat kamera, tetapi juga untuk dinikmati dalam diam.
Baca Juga:
Desa Wisata Sanankerto Malang, Pesona Hutan Bambu dan Wisata Edukatif Keluarga
Keunikan desa ini bukan semata pada lanskapnya. Kehidupan warga Dusun Butuh tetap berjalan sederhana, jauh dari hiruk-pikuk kota. Anak-anak berangkat sekolah melewati jalan setapak, petani memulai hari di ladang, sementara senyum ramah selalu menyambut siapa pun yang datang. Di sela kunjungan, wisatawan dapat mencicipi kuliner khas desa atau sekadar berbincang dengan warga yang tak segan berbagi cerita.
Nepal Van Java juga menjadi pintu masuk bagi para pendaki Gunung Sumbing. Jalur pendakian yang menantang menjadikan dusun ini titik singgah favorit sebelum menapaki jalur yang lebih tinggi. Bagi yang tak ingin mendaki, berkemah di sekitar dusun atau menikmati malam bertabur bintang sudah cukup untuk menciptakan pengalaman yang tak terlupakan.
Di era ketika wisata sering identik dengan keramaian dan gemerlap, Nepal Van Java menawarkan sesuatu yang berbeda. Ia menyuguhkan ketenangan, keindahan yang apa adanya, serta harmoni antara manusia dan alam. Sebuah desa kecil di lereng gunung, yang diam-diam membawa pengunjungnya sejenak “berkelana” ke Nepal, tanpa harus meninggalkan Jawa Tengah.

