BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Elena Rybakina kembali menunjukkan kelasnya sebagai salah satu petenis paling mematikan di dunia. Dalam laga final Ningbo Open 2025, petenis asal Kazakhstan itu menampilkan kebangkitan luar biasa setelah tertinggal di set pertama untuk menumbangkan unggulan keempat asal Rusia, Ekaterina Alexandrova, dengan skor 3-6, 6-0, 6-2, pada Minggu (19/10/2025) malam waktu setempat
Kemenangan ini bukan hanya mengantarkan Rybakina meraih gelar ke-10 sepanjang kariernya, tetapi juga membuat jalannya menuju WTA Finals 2025 di Riyadh semakin terbuka lebar.
Set pertama sempat menjadi ujian berat bagi Rybakina. Alexandrova bermain agresif sejak awal dan memaksa unggulan ketiga itu kehilangan ritme permainan. Namun, setelah kalah 3-6, Rybakina seperti tersentak dan berubah menjadi mesin kemenangan.
Petenis berusia 26 tahun itu langsung merebut sembilan game beruntun di antara set kedua dan ketiga, performa yang memperlihatkan betapa sulitnya menghentikan Rybakina ketika ia sudah menemukan tempo permainan terbaiknya.
“Saya mencoba tetap tenang setelah set pertama. Begitu saya menemukan ritme servis dan pukulan saya, semuanya berjalan sempurna,” ujar Rybakina, melansir WTA, Senin (20/10/2025).
Set kedua menjadi panggung dominasi total. Rybakina menyapu bersih 6-0 dalam waktu kurang dari setengah jam, tanpa memberikan satu pun peluang break bagi lawannya. Momentum itu terus terbawa ke set penentuan, di mana Rybakina tampil percaya diri dan menutup laga dengan kemenangan 6-2.
Gelar Ningbo Open menjadi gelar WTA 500 kedua musim ini setelah Strasbourg, sekaligus mempertegas posisinya di antara para petenis papan atas dunia.
“Terima kasih kepada tim saya yang terus mendorong dan mendukung saya sepanjang musim ini. Akhir musim tidak pernah mudah, tapi kemenangan ini menunjukkan bahwa kerja keras kami berbuah hasil,” kata Rybakina.
Dengan tambahan poin besar dari Ningbo, Rybakina kini semakin dekat untuk mengamankan tiket menuju WTA Finals 2025 di Riyadh, ajang eksklusif bagi delapan petenis terbaik dunia.
Baca Juga:
Elena Rybakina Hidupkan Asa ke WTA Finals Usai Melaju ke Final Ningbo Open 2025
Posisinya di peringkat Race to Riyadh kini melonjak dan hanya membutuhkan hasil minimal semifinal di Pan Pacific Open Tokyo pekan depan untuk memastikan tempatnya di antara para elit.
Jika berhasil menembus semifinal, Rybakina akan melampaui remaja sensasional Rusia, Mirra Andreeva, dan memastikan diri lolos langsung ke Riyadh. Namun jika gagal, ia tetap berpeluang hadir sebagai pemain cadangan pertama, posisi yang nyaris aman.
Dengan performa seperti di Ningbo, kansnya terlihat sangat besar. Servis keras, agresi dari baseline, dan mental yang kembali tajam membuat Rybakina tampak siap menutup musim dengan kuat.
Bagi Alexandrova, kekalahan di Ningbo memperpanjang catatan pahit di final turnamen besar. Dalam tiga bulan terakhir, petenis Rusia itu sudah tiga kali kalah di partai puncak level WTA 500. Meski begitu, performanya tetap konsisten dan memperkuat posisinya di jajaran 10 besar dunia.
Rybakina pun tak lupa memberikan pujian kepada rivalnya itu.
“Selamat untuk Ekaterina atas musim yang luar biasa. Kami semua tahu betapa sulitnya jadwal tahun ini. Semoga ia bisa beristirahat dan kembali lebih kuat di musim depan,” ucapnya.
Dengan kemenangan meyakinkan di Ningbo, Elena Rybakina kembali membuktikan dirinya sebagai ancaman nyata bagi siapa pun di tur WTA. Dan kini, jalan menuju WTA Finals 2025 kian mulus, hanya tinggal selangkah lagi sebelum ia memastikan tempat di antara para ratu tenis dunia di Riyadh.
(Budis)









