Menyusuri Hutan Adat Tanaq Ulen, Jejak Ekowisata Autentik Kampung Batu Majang

Kampung Batu Majang (Foto: Dok.Jadesta)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Di tepian hutan tropis Kalimantan, sebuah kampung kecil bernama Kampung Batu Majang perlahan membangun jalannya sendiri menuju peta pariwisata dunia. Bukan lewat gemerlap fasilitas modern atau atraksi buatan, melainkan melalui hutan adat, tradisi leluhur, dan kesunyian alam yang masih murni.

Di kampung ini, ekowisata bukan sekadar konsep, ia menjadi cara hidup. Warga mengembangkan pariwisata berbasis keseimbangan: antara manusia, alam, dan budaya. Dari semangat itulah lahir Tanaq Ulen, kawasan hutan adat yang kini menjadi destinasi utama wisata minat khusus.

Bagi wisatawan, Tanaq Ulen bukan sekadar jalur trekking. Ia adalah ruang belajar. Di antara pepohonan tinggi, akar-akar raksasa, dan jalur tanah lembap, pengunjung diajak menelusuri hutan sambil mengenal keanekaragaman hayati, tumbuhan obat, hingga filosofi hidup masyarakat lokal yang memandang hutan sebagai “rumah”, bukan sekadar sumber daya.

Secara geografis, Batu Majang berada di wilayah yang membentuk lanskap alam nyaris sempurna. Kampung ini terletak di tepi Sungai Mahakam, bersebelahan dengan Sungai Alan, serta dikelilingi pegunungan dan hutan adat yang masih terjaga. Alam bukan hanya latar belakang kehidupan, tetapi bagian dari identitas warga.

Baca Juga:

7 Padepokan Silat di Jawa Barat Ini Punya Aliran Sendiri, Ada yang Tercipta Sejak Abad ke-17!

Mayoritas penduduknya merupakan masyarakat Dayak Kenyah, yang hingga kini masih memegang teguh adat dan tradisi leluhur. Nilai-nilai budaya tidak ditampilkan sebagai “pertunjukan wisata”, tetapi hidup dalam keseharian: dari cara bertani, menjaga hutan, hingga pola bermasyarakat.

Justru keaslian inilah yang menjadi daya tarik utama. Wisatawan, terutama dari mancanegara datang bukan untuk mencari hiburan massal, melainkan pengalaman autentik: berjalan di hutan tropis, menyusuri sungai, mendengar cerita adat, dan hidup berdampingan dengan masyarakat lokal.

Promosi wisata pun dilakukan secara alami. Batu Majang tidak bergantung pada iklan besar-besaran, tetapi pada cerita para pengunjung. Media sosial menjadi etalase pengalaman foto, video, dan kisah perjalanan menjadi promosi berbasis komunitas yang tumbuh dari mulut ke mulut digital.

Saat ini, layanan wisata Batu Majang masih berfokus pada jasa pemandu lokal. Para pemandu bukan hanya penunjuk jalan, tetapi juga pencerita: tentang hutan, adat, dan filosofi hidup Dayak Kenyah. Di sinilah pariwisata menjadi sarana transfer pengetahuan, bukan sekadar transaksi jasa.

Dengan pendekatan ini, Batu Majang tidak sedang membangun destinasi wisata massal, melainkan ruang pengalaman. Sebuah model pariwisata yang tumbuh perlahan, berakar kuat, dan berpijak pada keberlanjutan.

Di tengah hutan adat Tanaq Ulen, Kampung Batu Majang tidak hanya menawarkan perjalanan fisik menyusuri alam, tetapi juga perjalanan batin, tentang bagaimana manusia bisa hidup selaras dengan hutan, budaya, dan sesama. Sebuah ekowisata yang bukan sekadar dikunjungi, tetapi dirasakan.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
library_upload_21_2022_09_kroasia_68dcdef
Prediksi Skor Kroasia vs Belgia, Duel Dua Raksasa Eropa di Stadion Rujevica
duel-senegal-kolombia5_ratio-16x9
Prediksi Skor Kolombia vs Kosta Rika, Los Cafeteros Bidik Kebangkitan di El Campin
Pameran Pojok Carita di Kiara Artha Park, Farhan Ekspresi Seni Masyarakat
Pameran Pojok Carita di Kiara Artha Park, Farhan: Ekspresi Seni Masyarakat
WhatsApp Image 2026-05-31 at 18.57
Pemkot Bandung Edukasi Warga Pentingnya Cegah Kebakaran Sejak Dini
andrea-kimi-antonelli-test-mercedes-amg-f1-sl-2024-1067608
Kimi Antonelli Unggul 43 Poin, Juan Pablo Montoya Ingatkan Bahaya Terlalu Cepat Berpuas Diri
Berita Lainnya

1

Dirut Sritex Iwan Lukminto Ditangkap di Solo

2

Gairah Baru Yamaha Aerox 155, Aplikasi Warna yang Elegan

3

Ini Cara Mudah "Copy Paste" di Perangkat MacBook, Anti Ribet!

4

Jenis-jenis Diet Karbo, Kamu Pakai yang Mana?

5

Fiersa Besari Ulang Tahun di Tengah Kekhawatiran Keluarga, Istri : 'Selamat 3 Maret!'
Headline
Ajukan Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Minta Dukungan Pemprov Jabar
Ajukan Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Minta Dukungan Pemprov Jabar
Penataan Terminal Cicaheum, Dialog dengan Pedagang dan Operator Angkutan Diintensifkan
Penataan Terminal Cicaheum, Dialog dengan Pedagang dan Operator Angkutan Diintensifkan
Farhan Sebut Kiprah Persib di ACL Two Bisa Jadi Momentum Emas Bandung Mendunia
Farhan Sebut Kiprah Persib di ACL Two Bisa Jadi Momentum Emas Bandung Mendunia
23DECEMBER25_HIC_Xmas_wishlist_in_the_buildup_to_Egypt_vs_South_Africa_16-9
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Nicaragua, Tim Bafana Incar Kemenangan Meyakinkan di Johannesburg