BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Mercedes mengambil keputusan strategis jelang penghujung musim Formula 1 2025 dengan tidak akan ada lagi upgrade besar untuk mobil W16. Langkah ini diambil demi mengalihkan fokus penuh pada pengembangan mobil baru yang akan digunakan saat regulasi besar F1 2026 mulai diterapkan.
Keputusan berani ini diambil meski perebutan posisi kedua klasemen konstruktor masih berlangsung panas. Dengan tiga seri tersisa, Mercedes berada di urutan kedua dengan keunggulan 32 poin dari Red Bull dan 36 poin dari Ferrari, selisih yang berarti puluhan juta dolar dalam hadiah akhir musim.
Sejak jeda musim panas, Mercedes hanya merilis satu paket upgrade besar, yakni saat GP Italia. Setelah itu, tim hanya membawa update kecil dari pabrik Brackley.
Hal ini dilakukan untuk menjaga dua prioritas tetap seimbang untuk mempertahankan posisi kedua musim ini dengan tidak mengorbankan waktu dan sumber daya berharga untuk proyek mobil 2026.
Baca Juga:
Persaingan Era Baru Formula 1 Dinilai Hanya Milik McLaren dan Mercedes
Direktur teknik trackside Mercedes, Andrew Shovlin, menegaskan bahwa kedisiplinan inilah yang akan menentukan kekuatan Mercedes pada era baru nanti.
“Kami di lintasan sepenuhnya fokus mempertahankan posisi kedua. Sejak awal, kami disiplin untuk tidak mengalihkan sumber daya kembali ke mobil tahun ini hanya demi satu upgrade terakhir,” kata Shovlin, melansir Formula1, Minggu (16/11/2025).
Shovlin mengingatkan kembali kesalahan besar yang terjadi ketika regulasi baru aerodinamika diterapkan pada 2022. Waktu itu, Mercedes memulai musim dengan konsep mobil yang salah, membuat mereka tertinggal jauh dari Red Bull dan butuh dua musim penuh hanya untuk kembali kompetitif.
“Ketika regulasi baru hadir, memulai dengan langkah kuat itu krusial. Pada 2022 kami memulai dari posisi tidak ideal dan sulit mengejar. Karena itu, kami tidak akan tergoda untuk kembali mengembangkan mobil 2025,” ungkap Shovlin.
Tidak hanya Mercedes, tim besar lain seperti Ferrari, McLaren, hingga Red Bull juga mulai mengurangi intensitas pengembangan mobil 2025.
Meski Red Bull sempat membawa upgrade lantai mobil dalam beberapa balapan terakhir, sebagian besar tim kini berfokus pada paket besar 2026, tahun ketika regulasi aerodinamika berubah total, mesin hybrid generasi baru diperkenalkan dan mobil dibuat jauh lebih efisien secara energi.
Bagi Mercedes, 2026 adalah kesempatan emas untuk kembali ke puncak setelah era dominasi 2014–2020 memudar sejak regulasi baru diberlakukan.
(Budis)








