JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Kehidupan pribadi Britney Spears kembali menjadi sorotan setelah mantan suaminya, Kevin Federline, mengungkapkan bahwa kedua anak mereka sudah berhenti menemui sang ibu.
Federline mengklaim, bahwa keputusan itu diambil setelah putra-putra mereka menyaksikan sesuatu yang mengejutkan di rumah Spears.
“Britney sempat bertemu salah satu putra saya awal tahun ini, tetapi setelah itu dia memutuskan tidak mau kembali ke sana karena apa yang dia lihat,” ujar Federline seperti dikutip dari Page Six, Minggu (26/10/2025).
Anak-Anak Britney Spears Takut dan Khawatir
Menurut Federline, anak bungsu mereka, Jayden (19), sempat beberapa kali mengunjungi Spears dalam setahun terakhir, namun kini juga berhenti karena merasa tidak nyaman dengan situasi di rumah ibunya.
“Mereka ketakutan dan khawatir dengan kondisi ibu mereka,” kata mantan penari latar itu. “Mereka tidak tahu harus berbuat apa karena situasi ini sudah sangat merugikan.”
Ketika ditanya lebih lanjut soal apa yang sebenarnya dilihat anak-anaknya, Federline menolak memberikan detail.
“Itu kisah mereka, bukan kisah saya. Hal-hal yang mereka lihat sungguh mengejutkan,” ujarnya. “Sampai salah satu dari mereka menelepon saya dan berkata, ‘Aku takut ibu akan meninggal.’”
Baca Juga:
Ironi Taylor Swift, Diduga Pakai AI untuk Promosi Album “The Life of a Showgirl“
Noel Gallagher Pernah Berharap Damon Albarn Mati Terkena AIDS
Bantahan Pihak Britney Spears
Sementara itu, pihak Britney Spears belum memberikan tanggapan resmi atas pernyataan tersebut. Saat ini, Federline tengah sibuk mempromosikan memoarnya yang berjudul You Thought You Knew, yang baru dirilis pada Selasa pekan ini.
Dalam buku tersebut, Federline membuat sejumlah tuduhan serius terhadap Spears. Ia menulis bahwa sang penyanyi diduga pernah mengonsumsi kokain saat masih menyusui, memukul wajah putranya, bahkan sempat mengucapkan harapan agar kedua anaknya meninggal. Selain itu, Federline juga mengklaim bahwa Spears pernah terlihat tidur dengan pisau di tangannya.
Ia turut mengulas masa-masa kelam pernikahan mereka antara 2004 hingga 2007, termasuk momen ketika Spears mencukur habis rambutnya pada 2007 serta dugaan perselingkuhan dengan salah satu penari latar wanita.
Menanggapi isi buku tersebut, perwakilan Spears menyebut memoar itu sebagai bentuk eksploitasi terhadap kehidupan pribadi sang bintang pop.
“Sekali lagi, Kevin dan orang-orang di sekitarnya mencoba mendapatkan keuntungan dari nama Britney,” ujar juru bicara Spears. “Ironisnya, ini terjadi setelah tunjangan anak Kevin berakhir.”
Britney sendiri beberapa kali menanggapi secara terbuka di media sosial. Melalui akun X (Twitter) pada 15 Oktober lalu, pelantun lagu Toxic itu menulis,
“Gaslighting yang terus-menerus dari mantan suami saya sangat menyakitkan dan melelahkan. Saya selalu memohon agar bisa menghabiskan waktu bersama anak-anak saya.”
Spears juga membenarkan bahwa dirinya jarang bertemu anak-anaknya. Ia mengaku hanya menerima kunjungan satu anaknya selama 45 menit dalam setahun terakhir, sementara yang lain hanya empat kali datang dalam lima tahun.
Sebelumnya, kondisi rumah Spears sempat memicu kontroversi setelah sebuah video yang diunggah di Instagram pada Agustus 2025 memperlihatkan pelantun Gimme More itu bernyanyi di ruang tamu dengan latar belakang yang berantakan dan kotoran anjing terlihat di lantai. Video tersebut menimbulkan kekhawatiran warganet terhadap kondisi mental dan kebersihan rumah sang bintang pop itu.
(Dist)











