JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Mitsubishi All-New Destinator langsung mencuri perhatian publik otomotif nasional sejak resmi diluncurkan pada Juli 2025. SUV menengah berkapasitas tujuh penumpang ini tak butuh waktu lama untuk membuktikan daya tariknya di pasar.
Dalam hitungan bulan, penjualan Destinator berhasil menembus angka 12 ribu unit, jauh melampaui target awal yang dipatok Mitsubishi Motors.
Capaian tersebut memperlihatkan tingginya minat konsumen terhadap SUV keluarga dengan karakter modern, fitur lengkap, serta tampilan yang lebih berkelas. Destinator hadir sebagai jawaban bagi keluarga muda yang ingin naik kelas tanpa harus mengorbankan kenyamanan dan efisiensi.
Desain Elegan, Cocok untuk Keluarga Modern
Dari sisi desain, Mitsubishi All-New Destinator tampil dengan karakter yang tegas namun tetap elegan. Garis bodinya terlihat kokoh khas SUV, tetapi dipadukan sentuhan modern yang membuatnya terlihat premium. Tampilan ini membuat Destinator fleksibel digunakan, baik untuk kebutuhan harian di perkotaan maupun perjalanan jarak jauh bersama keluarga.
Konfigurasi tiga baris bangku menjadi salah satu nilai jual utama. Ruang kabin dirancang lega agar seluruh penumpang, termasuk di baris ketiga, tetap merasa nyaman. Nuansa interior yang rapi dan modern semakin memperkuat kesan bahwa Destinator bukan sekadar SUV keluarga biasa.
Fitur Keselamatan Lengkap dan Teknologi Terkini
Soal keamanan, Mitsubishi menyematkan teknologi Mitsubishi Motors Safety Sensing pada All-New Destinator. Paket keselamatan ini mencakup berbagai fitur bantuan pengemudi yang kini makin dibutuhkan, terutama untuk penggunaan harian di jalanan padat.
Beberapa fitur unggulan yang hadir antara lain Adaptive Cruise Control, Forward Collision Mitigation System, Blind Spot Warning, hingga Rear Cross Traffic Alert. Fitur-fitur tersebut membantu pengemudi lebih waspada dan meminimalkan risiko kecelakaan. Selain itu, Automatic High Beam, Leading Car Departure Notification, dan Multi Around Monitor turut meningkatkan kenyamanan sekaligus keamanan saat berkendara.
Untuk perlindungan pasif, Destinator dibekali enam SRS airbag dan struktur bodi berketebalan tinggi yang dirancang mampu menyerap energi benturan serta menjaga ruang kabin tetap aman saat terjadi kecelakaan.
Mesin Turbo Modern yang Tetap Efisien
Mitsubishi All-New Destinator mengandalkan mesin bensin turbo terbaru berkode 4B40 berkapasitas 1.500 cc MIVEC. Mesin ini dilengkapi water-cooled intercooler yang membuat suhu kerja lebih stabil. Hasilnya, tenaga yang dihasilkan mencapai 163 PS dengan torsi puncak 250 Nm, cukup untuk kebutuhan SUV keluarga berukuran menengah.
Mesin ini dirancang tidak hanya bertenaga, tetapi juga efisien untuk pemakaian harian. Karakter tenaganya terasa halus saat melaju santai, namun tetap responsif ketika dibutuhkan untuk menyalip atau melewati tanjakan.
Baca Juga:
Penjelasan Rifat Sungkar soal Karakter Mesin Turbo
Brand Ambassador Mitsubishi Motors Indonesia, Rifat Sungkar, menilai bahwa mesin turbo pada Destinator sangat bersahabat untuk penggunaan harian. Menurutnya, saat kondisi lalu lintas stop and go, performanya terasa seperti mesin bensin 1.500 cc konvensional.
Turbo baru bekerja saat pengemudi membutuhkan tenaga tambahan. Di momen inilah dorongan tenaga terasa lebih besar, tanpa harus mengorbankan efisiensi bahan bakar. Rifat juga menekankan bahwa teknologi mesin turbo modern sudah jauh berkembang dibanding generasi lama.
Dengan sistem injeksi yang lebih presisi, rasio kompresi tinggi, dan pengaturan turbo berbasis kebutuhan, mesin berkapasitas kecil kini mampu menghasilkan tenaga besar secara efisien. Hal ini membuat Destinator cocok digunakan oleh berbagai karakter pengemudi.
Perawatan Mudah, Tak Perlu Perlakuan Khusus
Isu klasik mesin turbo yang harus didiamkan sebelum dimatikan kini sudah tidak relevan pada All-New Destinator. Sistem pendingin turbo water-to-air menjaga suhu tetap stabil, sehingga mesin aman dimatikan kapan saja.
Meski begitu, Mitsubishi tetap menyarankan perawatan standar agar performa tetap optimal. Pemilik disarankan rutin mengganti oli sesuai spesifikasi, menggunakan bahan bakar dengan oktan minimal 95, menjaga kebersihan saringan udara, serta melakukan pemanasan ringan jika kendaraan lama tidak digunakan.