JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Industri kendaraan listrik global kembali memanas setelah kemunculan mobil terbaru dari raksasa otomotif Tiongkok, SAIC Motor yang memperkenalkan sedan listrik terbaru SAIC Z7.
Perhatian publik tertuju pada desain mobil ini yang dianggap sangat terinspirasi dari sedan sport listrik asal Jerman, Porsche Taycan. Tidak hanya pada model sedan, SAIC juga menghadirkan varian wagon bernama SAIC Z7T yang secara visual disebut memiliki kemiripan dengan versi wagon Taycan.
Fenomena ini memunculkan diskusi menarik tentang arah desain mobil listrik Tiongkok yang semakin agresif memasuki pasar global.
Siluet dan Detail Desain yang Mirip Taycan
Jika dilihat dari berbagai sudut, SAIC Z7 memang memiliki garis desain yang cukup dekat dengan Taycan. Siluet bodi yang rendah, garis atap melandai, serta proporsi kap mesin panjang menjadi karakter yang menonjol.
Beberapa detail desain bahkan terlihat sangat familiar. Misalnya ventilasi udara kecil di bagian belakang sepatbor depan, diffuser pada bumper belakang, hingga lubang udara vertikal di sisi bumper depan.
Meski demikian, SAIC tetap memberikan sedikit pembeda pada elemen pencahayaan. Lampu depan dan lampu belakang memiliki desain grafis berbeda, dengan efek kilauan unik yang dirancang sebagai identitas visual kendaraan tersebut.
Spesifikasi SAIC Z7
Perbedaan paling mencolok antara Z7 dan Taycan justru terlihat di bagian kabin.
Jika Porsche dikenal dengan tata letak layar yang menyatu rapi dengan dasbor, SAIC memilih pendekatan yang lebih futuristik. Z7 menggunakan layar sentuh besar model freestanding yang menjadi pusat kontrol kendaraan.
Menariknya, layar tersebut memiliki kemampuan bergerak secara elektronik dalam empat arah.
“Uniknya, layar ini dapat bergerak dalam empat dimensi, yang berarti dapat dimiringkan ke kiri, kanan, atas, maupun bawah sesuai kebutuhan pengemudi,” tulis laporan otomotif Carexpert, Minggu (8/3/2026).
Konsep ini menegaskan orientasi kendaraan yang menggabungkan teknologi digital dengan pengalaman berkendara modern.
Fitur Teknologi Canggih dan Sensor LiDAR
Selain desain yang futuristik, Z7 juga dibekali berbagai fitur teknologi modern.
Beberapa fitur yang tersedia antara lain:
- Head-up display untuk menampilkan informasi berkendara di kaca depan
- Atap kaca panoramik untuk memberikan kesan kabin lebih luas
- Lampu depan LED Matrix dengan pencahayaan adaptif
- Lencana kendaraan yang dapat menyala
Untuk sistem pengereman, mobil ini menggunakan rem cross-drilled yang dipadukan dengan kaliper dari Brembo.
Di sektor keselamatan dan bantuan berkendara, kendaraan ini juga dilengkapi sistem Advanced Driver Assistance System (ADAS) yang didukung sensor LiDAR yang dipasang di bagian atap mobil.
Baterai Besar dan Sistem Penggerak Listrik
Meski spesifikasi teknis lengkapnya belum diumumkan secara resmi, beberapa informasi awal sudah mulai beredar.
SAIC Z7 dikabarkan akan hadir dalam dua konfigurasi sistem penggerak:
- Varian RWD (penggerak roda belakang) dengan baterai 80 kWh
- Varian AWD (penggerak semua roda) dengan baterai lebih besar 100 kWh
Seluruh varian menggunakan sistem penggerak listrik murni, menandakan komitmen SAIC dalam memperluas portofolio kendaraan listrik mereka.
Siap Bersaing dengan Xiaomi SU7
Di pasar domestik Tiongkok, Z7 diproyeksikan menjadi pesaing langsung bagi Xiaomi SU7 yang saat ini sedang populer.
Harga yang ditawarkan juga relatif kompetitif. Z7 diperkirakan dijual dengan kisaran 220.000 hingga 310.000 yuan atau sekitar Rp480 juta hingga Rp670 juta.
Bandingkan dengan harga Taycan di Tiongkok yang berada di rentang 918.000 hingga 1,57 juta yuan, perbedaan harga tersebut sangat signifikan.
Proyek Kolaborasi Huawei dan SAIC
Menariknya, Z7 merupakan bagian dari proyek kendaraan listrik yang dikembangkan oleh perusahaan patungan HIMA, hasil kolaborasi antara Huawei dan SAIC.
Kolaborasi ini menggabungkan pengalaman manufaktur otomotif SAIC dengan teknologi perangkat lunak dan sistem pintar dari Huawei.
Bagi pasar Indonesia, nama SAIC sebenarnya tidak asing karena perusahaan ini menaungi beberapa merek otomotif yang sudah hadir di Tanah Air, seperti:
- MG Motor
- Maxus
- LDV
SAIC juga dikenal memiliki kerja sama besar dengan produsen global seperti General Motors dan Volkswagen.
Baca Juga:
IIMS 2026 Catat Rekor: 580 Ribu Pengunjung, Transaksi Capai Rp8,7 Triliun
Kemunculan SAIC Z7 juga mengingatkan pada fenomena lama di industri otomotif Tiongkok, ketika beberapa produsen menghadirkan mobil dengan desain yang sangat menyerupai model dari pabrikan global.
Kasus terkenal sebelumnya termasuk Landwind X7 yang dianggap sangat mirip dengan Range Rover Evoque, serta BYD F3 yang memiliki kemiripan dengan Toyota Corolla.
Namun kali ini, dengan dukungan teknologi Huawei serta fokus pada kendaraan listrik, SAIC tampaknya ingin menunjukkan bahwa Z7 bukan sekadar “peniru desain”, melainkan pesaing serius dalam era elektrifikasi global.
(Dist)











