BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Panasnya pertarungan gelar juara dunia Formula 1 2025 semakin tak terbendung. Oscar Piastri yang sempat nyaman di puncak klasemen kini mulai merasakan tekanan luar biasa setelah akhir pekan yang sulit di Circuit of the Americas (COTA), Austin.
Pebalap McLaren asal Australia itu hanya mampu finis di posisi kelima pada Grand Prix Amerika Serikat, hasil yang membuat keunggulannya di klasemen memangkas drastis. Rekan setimnya, Lando Norris, tampil jauh lebih kuat dan finis kedua setelah duel ketat dengan Charles Leclerc, yang membawa Ferrari kembali ke podium.
Namun cerita utama datang dari Max Verstappen, sang juara dunia empat kali yang tengah berada dalam mode “on fire”. Pebalap Red Bull itu kembali tampil buas dan menuntaskan akhir pekan di Austin dengan kemenangan ganda, sprint dan balapan utama.
Hasil itu menjadi kemenangan ketiganya dalam empat seri terakhir, sekaligus memangkas jarak dari Piastri menjadi 40 poin saja dengan lima balapan tersisa. Dalam lima balapan terakhir, Verstappen telah memangkas 64 poin penuh dari sang pemuncak klasemen dan bahkan mengumpulkan poin lebih banyak dari gabungan kedua pembalap McLaren dalam periode yang sama.
Tak heran, Verstappen kini tak lagi menutup kemungkinan untuk kembali merebut gelar juara dunia.
“Ya, tentu saja, peluang itu masih ada. Kami hanya perlu terus berusaha, terus menekan, dan memaksimalkan setiap akhir pekan. Balapan ini menunjukkan kami masih punya kecepatan dan strategi yang tepat untuk bersaing,” ujar Verstappen, melansir Formula1, Senin (20/10/2025).
Baca Juga:
Max Verstappen Bangkit, Panaskan Perebutan Gelar Dunia F1 2025
Verstappen juga mengakui, kemenangan di Austin menjadi pembuktian bahwa Red Bull kembali menemukan bentuk terbaiknya. Mobil RB21 tampil stabil di setiap sektor lintasan cepat COTA, menunjukkan keseimbangan dan traksi yang tak bisa diimbangi oleh McLaren.
Dengan performa seperti itu, banyak pengamat menilai hanya soal waktu sebelum Verstappen benar-benar menyalip Piastri di klasemen. Kepercayaan diri Red Bull kini sedang di puncak, sementara Piastri mulai kehilangan momentum di fase terpenting musim ini.
“Jika tren ini berlanjut, Verstappen bisa saja menutup selisih poin di dua atau tiga balapan ke depan. Ia tampak seperti pemburu yang sabar, menunggu momen untuk menyerang, dan kini waktunya hampir tiba,” ujar salah satu analis F1.
Grand Prix Meksiko akhir pekan depan bisa menjadi titik balik besar. Verstappen, yang dikenal selalu tampil kuat di Autódromo Hermanos Rodríguez, punya peluang emas untuk memperpendek jarak lebih jauh.
Jika skenario itu terjadi, maka perebutan gelar F1 2025 tinggal menunggu kapan, bukan siapa yang akan menjadi juara.
Dengan mesin Red Bull yang kembali “hidup”, dan Verstappen dalam performa terbaiknya, musim ini berpotensi menjadi kisah kebangkitan paling dramatis dalam sejarah Formula 1 modern.
(Budis)










