Mulai 2026, Setiap RW di Kota Bandung Ditargetkan Kurangi 25 Kg Sampah Organik per Hari

-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Mulai tahun 2026, seluruh RW di Kota Bandung akan memiliki target pengurangan sampah yang terukur melalui penguatan pemilahan dan pengolahan sampah organik di tingkat paling bawah.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menyampaikan, Pemkot Bandung akan menugaskan sebanyak 1.597 petugas pemilah dan pengolah sampah, masing-masing satu orang di setiap RW.

Para petugas ini bertugas mengedukasi sekaligus mendampingi warga dalam memilah sampah sejak dari rumah.

“Setiap RW ditargetkan bisa mengurangi minimal 25 kilogram sampah organik per hari. Sampah organik nantinya diangkut secara terpisah dari sampah anorganik atau residu,” ujar Farhan usai meninjau pengelolaan sampah di Kelurahan Nyengseret.

Menurutnya, jika target tersebut tercapai di seluruh RW, maka Kota Bandung berpotensi mengurangi hingga 40 ton sampah organik per hari yang sebelumnya dibuang ke tempat pembuangan akhir (TPA).

Baca Juga:

Farhan Jenguk Anak Disabilitas di Suka Asih, Bantu Pengobatan dan Rutilahu

Farhan Ajukan Penambahan Anggaran Rp90 Miliar ke KDM untuk Penanganan Sampah

Sampah organik tersebut harus diolah di tingkat kelurahan melalui berbagai skema, termasuk rumah maggot, Buruan Sae, maupun fasilitas pengolahan lain yang sudah ada.

Farhan menyebut, kebijakan ini sekaligus menjadi tantangan baru bagi aparatur kewilayahan. Para lurah diminta memastikan fasilitas pengolahan sampah organik di wilayahnya benar-benar berfungsi.

“Sekarang lurah punya PR baru, memastikan pengolahan sampah organik di kelurahan itu berjalan nyata, bukan sekadar laporan,” katanya.

Ia juga menilai, sebagian besar fasilitas pengolahan sampah organik di kewilayahan sebenarnya sudah berjalan. Namun, ke depan kapasitasnya akan benar-benar diuji seiring bertambahnya volume sampah yang harus diolah setiap hari.

“Kalau satu RW harus mengolah 25 kilogram per hari, maka di satu kecamatan bisa mencapai hampir satu ton sampah organik per hari. Itu harus mampu dikelola,” kata Farhan.

Farhan menyebut, tantangan pengelolaan sampah kini menjadi tanggung jawab bersama, mulai dari tingkat kota, kecamatan, kelurahan, hingga RW.

Dengan target yang jelas dan peran aktif seluruh pihak, ia optimistis pembenahan sistem pengelolaan sampah di Kota Bandung dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.

“Semua bergerak. Tantangannya sama besarnya di setiap level pemerintahan dan kewilayahan,” tuturnya.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
DJP
DJP Dukung UMKM Naik Kelas via PP Nomor 20 Tahun 2026
Bupati Bandung Siapkan Langkah Terpadu Tangani Banjir, Sampah, dan Krisis Air saat Kemarau
Bupati Bandung Siapkan Langkah Terpadu Tangani Banjir, Sampah, dan Krisis Air saat Kemarau
Spanyol
Prediksi Skor Peru vs Spanyol: La Roja Bidik Kemenangan dalam Laga Uji Coba Internasional
bank bjb Dorong Sport Tourism Lewat Kesuksesan Suroboyo 10K di Kota Surabaya
bank bjb Dukung Sport Tourism dan Gaya Hidup Sehat via Suroboyo 10K di Kota Surabaya
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Tingkat RT
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Tingkat RT
Berita Lainnya

1

Jembatan Cirahong, Satu-satunya Jembatan Susun di Indonesia

2

3

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

4

Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025

5

Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik
Headline
Puluhan Warga Kota Bandung Antusias Ikuti Program Padat Karya Tematik 2026
Puluhan Warga Kota Bandung Antusias Ikuti Program Padat Karya Tematik 2026
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik