Najwa Shihab Ungkap Titik Terendah Hidup: Kehilangan Putri Keduanya

Najwa Shihab
Najwa Shihab ungkap titik terendah yang pernah ia alami (YouTube/@Najwa Shihab)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Jurnalis ternama sekaligus pendiri Narasi, Najwa Shihab, belum lama ini membagikan kisah paling memilukan dalam hidupnya.

Dalam sebuah perbincangan bersama Rossa dan Luna Maya, perempuan yang akrab disapa Nana ini mengungkap bahwa titik terberat dalam hidupnya adalah saat ia kehilangan sang buah hati, Namiyah.

“Waktu aku kehilangan bayi perempuanku. Itu tuh kayaknya mengubahku sih. Waktu Namiya meninggal itu, itu berat banget. Karena aku berusaha banget untuk dapat anak kedua,” kata Najwa Shihab.

Putri dari mantan Menteri Agama, Quraish Shihab, itu menanti selama satu dekade untuk kehadiran anak kedua.

Namun perjuangan panjang dan pengorbanan besar selama kehamilan, harus berakhir tragis. Meski harus menjalani bedrest selama tiga bulan di rumah sakit, Najwa tak pernah kehilangan harapan.

“Dan hamilku berat banget waktu itu. Tiga bulan tuh harus bedrest di rumah sakit. Sampe jadi kayak Ketua RT, Bu RT deh di RSPI sana. Nggak boleh tempat tidur,” lanjutnya.

Baca Juga:

Najwa Shihab Wawancara Eksklusif Jokowi Tembus 2 Juta Penonton, Seberapa Besar Kekayaannya?

Ternyata, Najwa Shihab Diserang TikToker Ali Hamza Bukan Pertama Kali

Kondisi Kehamilan yang Tidak Baik-Baik Saja

Kondisi kehamilan yang sulit tak membuat Najwa menyerah. Sebagai jurnalis yang terbiasa bergerak aktif, ia harus membiasakan diri untuk tetap di tempat tidur, bahkan untuk aktivitas paling mendasar sekalipun.

“Jadi aku jadi reporter yang liputan ke mana-mana, tiba-tiba tiga bulan, pipis, pupup (BAK) semuanya di tempat tidur, nggak boleh turun,” kenangnya dengan suara bergetar.

Najwa juga menceritakan bagaimana ia mempersiapkan segala sesuatu demi menyambut kelahiran bayinya. Ia membaca semua buku tentang kehamilan berisiko, termasuk kondisi bayi dengan gangguan jantung hingga kelahiran prematur.

“Kan dibilang kalaupun lahir ada kemungkinan ada gangguan jantung, atau kalau pun lahir, prematur, aku baca semua buku tentang itu,” ujarnya.

Tak hanya itu, Najwa bahkan mencari produk terbaik untuk mendukung kehidupan bayinya, termasuk air susu kualitas premium dari luar negeri.

“Aku beli buat air susu itu, yang paling mahal gua cari di Amazon. Pokoknya gua mau kalau bayiku lahir, ini harus hidup. Eh, bayinya meninggal,” tuturnya lagi dengan nada sedih.

Kondisi janin yang dikandung Najwa memang tidak stabil. Ia harus menjalani prosedur medis rutin akibat air ketuban yang terus merembes.

“Problem-ku waktu hamil adalah air ketubanku selalu ngerembes, keluar, jadi aku seminggu sekali ada prosedur dokter tuh harus nyuntik, masukin cairan ke dalam, jadi pakai jarum yang tipis, pelan-pelan jangan sampe kena janinnya,” jelasnya.

“Aku ingat banget tuh, ‘Bismillah, bismillah jangan sampe kena bayinya, jangan sampe kena bayinya’. Pasti habis dimasukin air, kalau aku gerak dikit, keluar. ‘Aduh sayang banget airnya keluar’, gitu,” imbuhnya.

Namiyah lahir prematur di usia kehamilan tujuh bulan, namun hanya bertahan selama tiga jam. Duka mendalam masih terasa bagi Najwa meskipun sudah berlalu selama 14 tahun.

Cerita mengharukan itu sukses membuat Rossa meneteskan air mata, dan netizen ikut memberikan simpati yang luar biasa.

(Hafidah Rismayanti/Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Raih WTP ke-10, KDS Minta Kinerja dan Pelayanan Terus Ditingkatkan
Raih WTP ke-10, KDS Minta Kinerja dan Pelayanan Terus Ditingkatkan
DJP
DJP Dukung UMKM Naik Kelas via PP Nomor 20 Tahun 2026
Bupati Bandung Siapkan Langkah Terpadu Tangani Banjir, Sampah, dan Krisis Air saat Kemarau
Bupati Bandung Siapkan Langkah Terpadu Tangani Banjir, Sampah, dan Krisis Air saat Kemarau
Spanyol
Prediksi Skor Peru vs Spanyol: La Roja Bidik Kemenangan dalam Laga Uji Coba Internasional
bank bjb Dorong Sport Tourism Lewat Kesuksesan Suroboyo 10K di Kota Surabaya
bank bjb Dukung Sport Tourism dan Gaya Hidup Sehat via Suroboyo 10K di Kota Surabaya
Berita Lainnya

1

2

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

3

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

4

Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik

5

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!
Headline
Puluhan Warga Kota Bandung Antusias Ikuti Program Padat Karya Tematik 2026
Puluhan Warga Kota Bandung Antusias Ikuti Program Padat Karya Tematik 2026
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik