JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan, dirinya selalu terbuka terhadap berbagai bentuk kritik yang dilayangkan dari publik. Ia memandang, kritik dari publik sebagai “asupan gizi” yang dapat memperkuat dirinya secara pribadi.
Pernyataan itu, diutarakan oleh Ketua Umum Partai Golkar itu dalam acara Tanwir Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) ke-XXXIII yang berlangsung di Universitas Muhammadiyah Malang belum lama ini.
“Jadi adik-adik saya, kalau kalian kritik, itu gizi buat saya,” ujar Bahlil, dikutip dari siaran UMM TV, Kamis (30/10/2025).
Bahlil menjelaskan, kendati dirinya dihujani kritik, ia tidak pernah menyimpan rasa benci terhadap pihak yang mengkritiknya, selama kritik tersebut bersifat membangun dan berlandaskan pada fakta serta data yang benar.
BACA JUGA:
Legowo Bahlil pada Pembuat Meme Olok-olok, Cerminkan Sikap Pancasilais?
Sikapi Perkara Meme, Bahlil: Semoga Mereka Kembali ke Jalan Siratol Mustaqim!
“Bukan saya benci kepada Anda. Karena anda bagian daripada kebesaran saya semua,” imbuh Bahlil.
Dalam kesempatan yang sama, Bahlil juga menyoroti pentingnya peran generasi muda dalam memperkuat ketahanan dan kedaulatan energi nasional. Ia menegaskan bahwa mahasiswa memiliki posisi strategis dalam menghadapi tantangan transisi energi dan mengurangi ketergantungan terhadap impor.
Menurutnya, generasi muda tidak hanya perlu memahami isu-isu seputar energi, tetapi juga diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata melalui inovasi dan peningkatan efisiensi sumber daya.
“Masa depan negara ini, masa depan bangsa ini ada di tangan para pemuda-pemudi. Tetapi, anak-anak muda yang berproses dan yang betul-betul menyiapkan diri,” pungkasnya.
(Saepul)











