JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Pembacok anggota Polres Lumajang dilaporkan tewas setelah ditembak aparat Subdit III Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Timur.
Pelaku diketahui bernama Agus Sulaiman Fadli, warga Kabupaten Lumajang. Ia merupakan pelaku pembacokan terhadap Aiptu Susanto yang terjadi pada Kamis, 11 Desember 2025. Peristiwa tersebut sempat menggegerkan masyarakat karena korban merupakan anggota kepolisian yang sedang bertugas.
Penangkapan Berakhir Tembakan di Pasuruan
Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jawa Timur AKBP Arbaridi Jumhur menjelaskan setelah kejadian pembacokan, tim Jatanras langsung diterjunkan untuk melakukan pengejaran. Pelaku sempat menghilang dan berpindah lokasi sehingga polisi melakukan pemantauan intensif.
“Setelah kejadian pembacokan, kami melakukan pengejaran hingga Sabtu. Kami menyisir rumah keluarga dan kerabat pelaku siang dan malam. Informasi terakhir menyebutkan pelaku mengarah ke wilayah Pasuruan,” ujar Jumhur kepada awak media di RS Bhayangkara HS Samsoeri Mertojoso Surabaya, Senin (15/12/2025).
Pada Minggu (14/12/2025) malam sekitar pukul 23.00 WIB, aparat berhasil melacak keberadaan Agus di kawasan Apollo, Pasuruan. Saat itu, pelaku diketahui berboncengan dengan seorang rekannya.
Melawan dengan Celurit Saat Ditangkap
Ketika petugas hendak melakukan penangkapan, pelaku justru melakukan perlawanan. Agus mengayunkan senjata tajam jenis celurit dan berusaha melukai petugas yang berada di lokasi.
Kondisi tersebut membuat aparat tidak memiliki pilihan lain selain melakukan tindakan tegas dan terukur. Tembakan dilepaskan untuk menghentikan ancaman dan mencegah jatuhnya korban tambahan dari pihak kepolisian maupun masyarakat sekitar.
“Yang bersangkutan melakukan perlawanan dan membawa senjata tajam. Demi keselamatan petugas, tindakan tegas terukur terpaksa dilakukan,” tegas AKBP Arbaridi Jumhur.
Pelaku Tewas, Rekan Masih DiburuAgus Sulaiman Fadli dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara itu, rekan pelaku yang berboncengan bersamanya berhasil melarikan diri dan kini masih dalam pengejaran aparat kepolisian.
Saat ini, Jenazah Agus berada di Kamar Mayat RS Bhayangkara HS Samsoeri Mertojoso Surabaya untuk keperluan autopsi. Kepolisian memastikan proses hukum tetap berlanjut meski pelaku utama telah tewas.
Baca Juga:
Ayah Resbob Ternyata Korupsi Rp 55 Miliar Dana Pensiunan Pegawai Batam
Jejak Kejahatan Jalanan
Polisi mengungkapkan bahwa Agus bukan pelaku kriminal biasa. Ia diketahui terlibat dalam sejumlah aksi kejahatan jalanan di wilayah Lumajang dan sekitarnya.
Salah satu kasus yang sempat viral adalah aksi pembegalan sepeda motor terhadap seorang siswi SMK Prayuana di Jalan Raya Randuagung, Lumajang, pada 10 Mei 2025. Aksi tersebut terekam kamera pengawas dan menyebar luas di media sosial.
“Pelaku ini tidak berdiri sendiri. Kami masih mendalami jaringan dan memburu pihak lain yang terlibat,” ujar Jumhur.
Kasus pembacokan terhadap anggota Polres Lumajang ini menjadi peringatan serius tentang bahaya kejahatan bersenjata di ruang publik. Kepolisian menegaskan akan terus bertindak tegas terhadap pelaku kriminal yang membahayakan keselamatan aparat maupun masyarakat.
(Dist)











