Noel Ajukan Justice Collaborator, KPK: Surat Resmi Belum Ada

immanuel ebenezer
(ist)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Eks Wakil Menteri Immanuel Ebenezer dikabarkan siap mengajukan diri sebagai justice collaborator ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dia menjadi tersangka dugaan pemerasan pengurusan sertifikasi keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker).

Immanuel Ebenezer yang sekarang ditahan di Rutan KPK berniat bekerja sama dengan komisi antirasuah. Dia siap membantu penyidik membongkar sosok lain yang ikut dalam praktik lancung yang sedang diusut.

Justice collaborator adalah pelaku kejahatan yang bekerja sama dengan penegak hukum untuk membantu pengungkapan suatu tindak pidana dengan memberikan keterangan atau informasi yang signifikan.

Sementara itu, pelaksana tugas (Plt) Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu mengaku sudah mendengar soal rencana Immanuel menjadi justice collaborator.

Tapi, pihaknya belum menerima surat resmi dari bekas wakil menteri di kabinet Presiden Prabowo Subianto tersebut.

“Saya pernah dengar tentang hal itu. Tetapi surat resminya belum ada,” kata Asep pada Rabu, (17/9/2025).

Adapun Immanuel Ebenezer menyatakan dirinya bakal kooperatif menjalani proses hukum yang sedang berjalan. Pernyataan ini disampaikannya usai menjalani pemeriksaan sebagai tersangka beberapa waktu lalu.

“Kita sangat kooperatif sekali dengan penyidik. Karena kita juga mendukung apa yang dilakukan KPK dan saya juga mengaku salah,” kata Immanuel pada Selasa (2/9/2025).

“Dan mereka (penyidik, red) menghormati sikap saya yang gentle mengakui kesalahan saya. Jadi ini penyesalan dalam hidup saya,” sambungnya.

Diberitakan sebelumnya, KPK menetapkan 11 tersangka terkait dugaan pemerasan pengurusan sertifikat keselamatan dan kesehatan kerja (K3).

Penetapan ini diawali operasi tangkap tangan (OTT) yang menjaring 14 orang, termasuk Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer.

Berikut adalah daftar tersangka yang ditetapkan KPK:

1. Irvian Bobby Mahendro selaku Koordinator Bidang Kelembagaan dan Personil K3 tahun 2022-2025;

2. Gerry Aditya Herwanto Putra selaku Koordinator Bidang Pengujian dan Evaluasi Kompetensi Keselamatan Kerja tahun 2022 hingga sekarang;

3. Subhan selaku Sub Koordinator Keselamatan Kerja Dit. Bina K3 tahun 2020-2025;

4. Anitasari Kusumawati selaku Koordinator Kemitraan dan Personel Kesehatan Kerja tahun 2020 hingga sekarang;

5. Immanuel Ebenezer Gerungan selaku Wakil Menteri Ketenagakerjaan RI tahun 2024-2029;

6. Fahrurozi selaku Dirjen Binwasnaker dan K3 pada Maret 2025 sampai sekarang;

7. Hery Sutanto selaku Direktur Bina Kelembagaan tahun 2021-Februari 2025;

8. Sekarsari Kartika Putri selaku sub-koordinator;

9. Supriadi selaku koordinator;

10. Temurila selaku pihak PT KEM Indonesia; dan

11. Miki Mahfud selaku pihak PT KEM Indonesia.

Dalam kasus ini, Immanuel Ebenezer disebut menerima uang Rp3 miliar pada Desember 2024 dan digunakan untuk merenovasi rumahnya. Lalu, dia juga mendapat satu motor Ducati.

Baca Juga:

3 Celotehan Wamenaker Immanuel Ebenezer yang Bikin Pusing Prabowo, Berujung Baju Oranye KPK

Deretan Aksi Kontroversial Wamenaker Immanuel Ebenezer yang Terjaring OTT KPK

Pemberian ini disebut berasal dari Irvian yang dipanggil Immanuel sebagai sultan karena dianggap sebagai orang paling kaya di Kemnaker.

Selain itu, Immanuel Ebenezer juga disebut KPK telah mengakui adanya penerimaan selama menjabat selain dari hasil pemerasan sertifikasi K3 Kemnaker.

Pernyataan ini disampaikan KPK setelah mendapati ada tiga mobil lain, yakni Mercedes Benz, Land Cruiser, dan BAIC yang sempat disembunyikan dari rumah dinasnya setelah OTT.

Mobil itu sekarang sudah disita komisi antirasuah setelah pihak Immanuel Ebenezer, yang diduga menyembunyikan, melakukan pengembalian. Tapi, KPK masih menutup pihak yang menyembunyikan dan mengantar mobil tersebut.

(Anisa Kholifatul Jannah)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Persib Bandung Datangkan Igor Tolic
Igor Tolic Pasang Target Tinggi, Persib Tak Mau Sekadar Numpang Lewat di ASEAN Club Championship 2026/2027
Mahasiswa Universitas Bhakti Kencana Gelar Edukasi Olah Sampah Organik di Desa Cikadut
Mahasiswa Universitas Bhakti Kencana Gelar Edukasi Olah Sampah Organik di Desa Cikadut
Lepas Bapenda Bedas Run, KDS Ajak Warga Taat Pajak Dukung Pembangunan
Lepas Bapenda Bedas Run, KDS Ajak Warga Taat Pajak Dukung Pembangunan
KDS Kebut Tangani Banjir Kabupaten Bandung, Normalisasi Sungai hingga Bangun Drainase Baru
KDS Kebut Tangani Banjir Kabupaten Bandung, Sungai Dikeruk hingga Bangun Drainase Baru
Dorong Swasembada Kedelai, KDM Minta Petani Lakukan Ini
Dorong Swasembada Kedelai, KDM Minta Petani Lakukan Ini
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Mursyid Asal Surabaya Dukung Gus Farkhan Evendi Jadi Utusan Presiden

3

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!

4

5

Prediksi Skor Sporting vs Bodo/Glimt Liga Champions 2025/2026, Misi Comeback Lions di Liga Champions
Headline
Harga Kedelai Melonjak, Farhan Minta Perajin Tahu Tempe Tetap Produksi
Harga Kedelai Melonjak, Farhan Minta Perajin Tahu Tempe Tetap Produksi
Kota Bandung Jajaki Kolaborasi Kebudayaan dan Industri Kreatif dengan Prancis
Kota Bandung Jajaki Kolaborasi Kebudayaan dan Industri Kreatif dengan Prancis
timnas-kanada-saatnya-les-rouges-buat-sejarah-di-800-2026-05-02-091044_0
Prediksi Skor Kanada vs Bosnia-Herzegovina Piala Dunia 2026, Tuan Rumah Bidik Kemenangan Bersejarah di Laga Pembuka
Bandung Zoo
Ada Pengelola Baru, Pemkot Siapkan Tahapan Perizinan dan Transisi Operasional Bandung Zoo