OJK Jawa Barat dan Pemkab Pangandaran Dorong Klaster Ekonomi Unggulan dan Kemandirian Pasokan MBG

-

Tidak ada video disisipkan.

PANGANDARAN, TEROPONGMEDIA.ID – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jawa Barat menegaskan komitmennya mendorong pengembangan ekonomi daerah berbasis klaster sesuai potensi unggulan kabupaten/kota. Pesan ini disampaikan oleh Kepala OJK Provinsi Jawa Barat, Darwisman, dalam pertemuan dengan Wakil Bupati Pangandaran, Ino Darsono.

Pada pertemuan tersebut Darwisman menyampaikan bahwasanya OJK memandang bahwa pembangunan ekonomi daerah perlu diakselerasi dari penguatan secara ekonomi atas komoditas unggulan dan karakteristik lokal. Melalui Program Pengembangan Ekonomi Daerah (PED), OJK Provinsi Jawa Barat telah menetapkan komoditas prioritas—Sapi Perah, Domba Garut, Pisang Cavendish, dan Nanas Madu—berdasarkan kelayakan investasi, keberlanjutan, serta potensi dampak ekonomi yang luas.

Program klaster ekonomi komoditas unggulan dirancang untuk memastikan tiap daerah tumbuh sesuai keunikannya. Dengan memperluas akses keuangan yang inklusif serta membangun ekosistem pembiayaan yang kuat, kami mendorong pelaku usaha lokal agar naik kelas dan memiliki daya saing berkelanjutan. OJK juga menekankan penguatan ekosistem pembiayaan bagi peternak dan petani melalui optimalisasi KUR, penjaminan kredit, asuransi pertanian/peternakan, dan skema kemitraan off-taker. Instrumen-instrumen penguat ini diharapkan menjadi model yang efektif meningkatkan kapasitas usaha sektor pangan.

Baca Juga:

OJK Cabut Izin Usaha BPR Bumi Pendawa Raharja di Cianjur, Ini Penyebabnya

OJK dan Pemkab Tasikmalaya Dorong Pertumbuhan Ekonomi Inklusif dan Berkelanjutan

Pada kesempatan yang sama, Wakil Bupati Pangandaran menegaskan pentingnya implementasi Program MBG sebagai pendorong kemandirian pangan daerah. Ia menekankan bahwa kebutuhan dapur dan logistik makanan tidak boleh bergantung pada pasokan dari luar Pangandaran. Kebutuhan untuk mendukung program MBG harus memprioritaskan para pelaku pertanian dan peternakan lokal sebagai pemasok utama, demi menjaga kemandirian dan kedaulatan pangan masyarakat Pangandaran.

Selain itu, Wakil Bupati juga menyoroti peran Koperasi Desa Merah Putih sebagai agregator dan penggerak rantai pasok pangan lokal. Melalui penguatan kelembagaan koperasi, petani dan peternak kecil diharapkan memperoleh kepastian pasar, harga yang wajar, serta akses kemitraan yang lebih kuat. Lebih lanjut, Ino Darsono menekankan urgensi membangun kesadaran kemandirian masyarakat dan memperluas lapangan kerja produktif di sektor pertanian, peternakan, dan industri pangan. Generasi muda Pangandaran diajak untuk terjun ke sektor pertanian dengan meningkatkan kompetensi, memanfaatkan sumber daya alam daerah, serta menyiapkan diri sebagai pelaku ekonomi masa depan yang produktif dan berdaya saing.

Kolaborasi antara OJK, pemerintah daerah, Lembaga Jasa Keuangan, dan masyarakat diharapkan mempercepat akses keuangan, meningkatkan kapasitas usaha, dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Dukungan terhadap Program MBG, penguatan klaster komoditas unggulan, serta pemberdayaan koperasi desa diyakini akan memperkuat fondasi ekonomi Pangandaran dalam jangka panjang.

OJK Provinsi Jawa Barat berkomitmen untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam membangun ekosistem ekonomin dan keuangan yang sehat melalui edukasi, perluasan akses pendanaan, serta asistensi dan pendampingan berkelanjutan guna memperkuat pengembangan ekonomi daerah.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
DJP
DJP Dukung UMKM Naik Kelas via PP Nomor 20 Tahun 2026
Bupati Bandung Siapkan Langkah Terpadu Tangani Banjir, Sampah, dan Krisis Air saat Kemarau
Bupati Bandung Siapkan Langkah Terpadu Tangani Banjir, Sampah, dan Krisis Air saat Kemarau
Spanyol
Prediksi Skor Peru vs Spanyol: La Roja Bidik Kemenangan dalam Laga Uji Coba Internasional
bank bjb Dorong Sport Tourism Lewat Kesuksesan Suroboyo 10K di Kota Surabaya
bank bjb Dukung Sport Tourism dan Gaya Hidup Sehat via Suroboyo 10K di Kota Surabaya
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Tingkat RT
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Tingkat RT
Berita Lainnya

1

Jembatan Cirahong, Satu-satunya Jembatan Susun di Indonesia

2

3

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

4

Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025

5

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman
Headline
Puluhan Warga Kota Bandung Antusias Ikuti Program Padat Karya Tematik 2026
Puluhan Warga Kota Bandung Antusias Ikuti Program Padat Karya Tematik 2026
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik