BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – OPPO dikabarkan hanya akan merilis dua model untuk seri Reno 15, yang menjadi suksesor dari OPPO Reno 14. Rumor ini muncul setelah laporan terbaru menyebutkan bahwa perusahaan tidak akan meluncurkan varian Reno 15 Pro Max, seperti yang sempat ramai diberitakan sebelumnya.
Mengutip Gizmochina, Jumat (24/10), informasi ini berasal dari pembocor teknologi ternama Digital Chat Station (DCS). Ia mengungkapkan bahwa OPPO tidak akan mengembangkan ponsel berukuran 6,59 inci untuk seri terbaru ini.
Sebelumnya, model dengan ukuran layar tersebut diyakini akan menjadi Reno 15 Pro Max. Namun, OPPO tampaknya memilih menghadirkan Reno 15 Pro dengan layar 6,78 inci, dan meniadakan versi “Max” dari lini Reno 15.
Spesifikasi Bocoran Reno 15 dan Reno 15 Pro
Kedua model Reno 15 disebut akan menggunakan bingkai logam serta mengantongi sertifikasi IP69, yang menandakan ketahanan terhadap debu dan air di tingkat tinggi.
Untuk varian Reno 15 reguler, ponsel ini dikabarkan membawa layar 6,32 inci beresolusi 1,5K dengan refresh rate 120 Hz. Sektor fotografi menjadi daya tarik utama dengan kombinasi tiga kamera belakang — kamera utama 200 MP (sensor HP5), ultra-wide 50 MP, dan telefoto 50 MP. Sementara di bagian depan, terdapat kamera swafoto 50 MP.
Adapun Reno 15 Pro akan hadir dengan layar 6,78 inci, memiliki resolusi dan refresh rate serupa, namun kemungkinan dibekali fitur tambahan berupa pengisian daya nirkabel 50W.
Baca Juga:
Kelebihan dan Kekurangan Smartphone Oppo A79 5G
Performa dan Baterai
Kedua perangkat disebut akan ditenagai oleh chipset MediaTek Dimensity 8450, berbeda dari laporan sebelumnya yang menyebut varian teratas bakal menggunakan Dimensity 9400.
Selain itu, seri Reno 15 juga dirumorkan membawa baterai berkapasitas 6.500mAh dan pemindai sidik jari di bawah layar.
Hingga kini OPPO belum mengonfirmasi tanggal peluncuran resmi maupun harga dari lini Reno 15 tersebut. Namun, dengan bocoran spesifikasi yang semakin lengkap, seri ini diperkirakan akan menjadi salah satu unggulan OPPO di segmen menengah-premium pada tahun 2026 mendatang.
(Budis)











