Optimisme Kluivert: Indonesia Siap Raih Pencapaian Historis!

Timnas Indonesia Gagal Lolos ke Piala Dunia, Tagar KluivertOut Menggema
Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert mengamati anak asuhnya berlatih (DOK. PSSI)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert optimis timnya bisa mengulangi pencapaian 44 tahun lalu. Pelatih asal Belanda itu yakin bisa membawa Indonesia memecahkan rekor buruk melawan Socceroos pada laga besok.

Timnas Indonesia akan menghadapi Australia pada laga ketujuh Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Duel Australia vs Indonesia akan digelar di Sydney Football Stadium, Kamis (20/3/2025) sore WIB.

Skuad Garuda memiliki rekor pertemuan yang buruk saat menghadapi Australia. Indonesia tak pernah meraih kemenangan melawan Australia selama 44 tahun terakhir.

Kedua tim sudah berhadapan sebanyak 20 kali. Hasilnya, Indonesia baru menang sekali, imbang empat kali, dan kalah 15 kali.

Satu kemenangan Indonesia atas Australia didapat pada 20 Agustus 1981. Pada laga itu, Indonesia menang dengan skor 1-0.

Menanggapi hal ini, Kluivert yakin Timnas Indonesia siap menantang kemenangan pertama atas Australia sejak 1981. Pelatih asal Belanda itu menegaskan seluruh tim sudah siap memetik poin penuh untuk mewujudkan mimpi tampil di Piala Dunia.

BACA JUGA:

Beckham Disebut Layak Masuk Timnas Indonesia, Bojan Hodak Buka Suara

Joey Pelupessy, Jadi Sosok ‘Bima Sakti’ Baru di Timnas Indonesia

“Saya pikir tim sudah siap. Mereka tahu apa yang kami harapkan besok, jadi kami tak sabar untuk memainkan pertandingan itu,” ujar Kluivert dikutip dari Reuters, Rabu (19/3/2025).

“Saya sangat senang dengan kualitas yang kami miliki dalam tim, semuanya bisa lebih baik. Kami tidak punya banyak waktu untuk berlatih, tetapi saya masih punya firasat yang sangat bagus tentang tim saya, tentang para pemain secara individu, dan kita lihat saja besok,” ucap Kluivert menutup.

Skuad Garuda masih memiliki peluang yang sangat terbuka untuk lolos langusung ke Piala Dunia 2026. Timnas Indonesia saat ini berada di posisi ketiga klasemen Grup C dengan koleksi enam poin dari enam laga.

Indonesia hanya tertinggal satu poin dari Australia yang ada di posisi kedua. Indonesia memiliki peluang besar untuk menggeser posisi Australia dan menduduki posisi kedua jika mampu meraih poin penuh di Sydney.

(Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
library_upload_21_2022_09_kroasia_68dcdef
Prediksi Skor Kroasia vs Belgia, Duel Dua Raksasa Eropa di Stadion Rujevica
duel-senegal-kolombia5_ratio-16x9
Prediksi Skor Kolombia vs Kosta Rika, Los Cafeteros Bidik Kebangkitan di El Campin
Pameran Pojok Carita di Kiara Artha Park, Farhan Ekspresi Seni Masyarakat
Pameran Pojok Carita di Kiara Artha Park, Farhan: Ekspresi Seni Masyarakat
WhatsApp Image 2026-05-31 at 18.57
Pemkot Bandung Edukasi Warga Pentingnya Cegah Kebakaran Sejak Dini
andrea-kimi-antonelli-test-mercedes-amg-f1-sl-2024-1067608
Kimi Antonelli Unggul 43 Poin, Juan Pablo Montoya Ingatkan Bahaya Terlalu Cepat Berpuas Diri
Berita Lainnya

1

Sinopsis Film Bajaj Bajuri, Pernah Dibintangi Mat Solar

2

Firsta Yufi Amarta Putri Dinobatkan sebagai Puteri Indonesia 2025

3

Windows 10 Tetap Jadi Favorit, Meski Microsoft Akan Hentikan Dukungannya

4

Kejutan Suzuki Hadirkan Mobil Listrik, Ini Bocorannya

5

5 Rekomendasi Tumbler EIGER: Stylish, Praktis, dan Ramah Lingkungan
Headline
Ajukan Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Minta Dukungan Pemprov Jabar
Ajukan Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Minta Dukungan Pemprov Jabar
Penataan Terminal Cicaheum, Dialog dengan Pedagang dan Operator Angkutan Diintensifkan
Penataan Terminal Cicaheum, Dialog dengan Pedagang dan Operator Angkutan Diintensifkan
Farhan Sebut Kiprah Persib di ACL Two Bisa Jadi Momentum Emas Bandung Mendunia
Farhan Sebut Kiprah Persib di ACL Two Bisa Jadi Momentum Emas Bandung Mendunia
23DECEMBER25_HIC_Xmas_wishlist_in_the_buildup_to_Egypt_vs_South_Africa_16-9
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Nicaragua, Tim Bafana Incar Kemenangan Meyakinkan di Johannesburg