Pameran Keris Nasional 2025: Aura Pusaka Budaya Nusantara Terpancar di Tanah Cirebon

Pameran Keris Nasional 2025 (Dok Pemkab Cirebon)
Pameran Keris Nasional 2025 (Dok Pemkab Cirebon)
-

Tidak ada video disisipkan.

CIREBON — Pameran Keris Nasional bertema “Eksistensi Gaman Jawa Barat” resmi dibuka di Pendopo Bupati Cirebon, Jumat (12/9/2025).

Pameran Keris Nasional 2025 yang melibatkan ratusan kolektor dan pegiat budaya dari berbagai penjuru Nusantara ini digelar sebagai upaya melestarikan warisan leluhur dan memperkenalkan nilai kearifan lokal kepada generasi muda di tengah gempuran arus digital.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Cirebon, Abraham Mohammad, menegaskan bahwa pameran ini merupakan ikhtiar untuk menjaga identitas budaya daerah melalui pengenalan tosan aji.

“Esensinya bagaimana kita menyosialisasikan kepada generasi muda yang kini akrab dengan gawai, agar mereka dapat mencintai kearifan lokal dalam wujud tosan aji,” ujar Abraham dalam keterangan resmi, dikutip Sabtu (13/9).

Abraham menambahkan bahwa keris, tombak, hingga golok bukan sekadar dikaitkan dengan unsur mistis, melainkan hasil tempa tradisi yang kaya akan nilai budaya Nusantara.

Sementara itu, Gunawan Wibiksana, Ketua Paguyuban Saketi sekaligus panitia pelaksana, menyatakan bahwa pameran tahun ini diikuti sekitar 200 peserta dengan 100 meja koleksi.

Jumlah itu sengaja dibatasi mengingat tingginya antusiasme peserta yang datang dari Lombok, Bali, hingga Surabaya.

“Seandainya tidak dibatasi, pesertanya bisa mencapai ribuan,” katanya.

Gunawan juga menyebutkan bahwa pameran kali ini menghadirkan demonstrasi tempa keris dan ukir gagang keris, sebuah kegiatan yang disebutnya baru pertama kali diselenggarakan di Jawa Barat.

Menurutnya, keris yang dahulu berfungsi sebagai senjata telah berevolusi menjadi benda sejarah, seni, dan budaya. Untuk itu, edukasi amat diperlukan agar generasi muda dapat memahami nilai sebenarnya di balik tosan aji.

BACA JUGA

Pameran Pusaka Terbesar se-Indonesia di Bandung: Kujang, Keris, Tombak, Rencong Ada di Sini

Daya Tarik Wisata, Cirebon Andalkan Kekayaan Budaya Lokal

Paguyuban Saketi telah berkolaborasi dengan Disbudpar dan Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon selama empat tahun terakhir dalam menyelenggarakan seminar tentang gaman yang ditujukan bagi guru SMP.

Tujuannya, agar para guru dapat menyampaikan pemahaman yang benar mengenai tosan aji di sekolah.

“Edukasi ini penting agar keris tidak lagi dianggap menakutkan. Stigma negatif tersebut adalah warisan kolonial Belanda yang sengaja diciptakan agar masyarakat tidak membawa senjata tajam,” tegas Gunawan.

(Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Raih WTP ke-10, KDS Minta Kinerja dan Pelayanan Terus Ditingkatkan
Raih WTP ke-10, KDS Minta Kinerja dan Pelayanan Terus Ditingkatkan
DJP
DJP Dukung UMKM Naik Kelas via PP Nomor 20 Tahun 2026
Bupati Bandung Siapkan Langkah Terpadu Tangani Banjir, Sampah, dan Krisis Air saat Kemarau
Bupati Bandung Siapkan Langkah Terpadu Tangani Banjir, Sampah, dan Krisis Air saat Kemarau
Spanyol
Prediksi Skor Peru vs Spanyol: La Roja Bidik Kemenangan dalam Laga Uji Coba Internasional
bank bjb Dorong Sport Tourism Lewat Kesuksesan Suroboyo 10K di Kota Surabaya
bank bjb Dukung Sport Tourism dan Gaya Hidup Sehat via Suroboyo 10K di Kota Surabaya
Berita Lainnya

1

Jembatan Cirahong, Satu-satunya Jembatan Susun di Indonesia

2

3

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

4

Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025

5

Mursyid Asal Surabaya Dukung Gus Farkhan Evendi Jadi Utusan Presiden
Headline
Puluhan Warga Kota Bandung Antusias Ikuti Program Padat Karya Tematik 2026
Puluhan Warga Kota Bandung Antusias Ikuti Program Padat Karya Tematik 2026
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik