BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak beberkan pandangannya soal tantangan meraih gelar juara ketiganya secara beruntun. Bojan Hodak merasa tantangan itu lebih rumit, tidak seperti saat meraih gelar juara yang pertama dan kedua.
Bojan Hodak menilai langkah Persib Bandung di Super League musim ini memang terasa kurang konsisten. Namun, potensi untuk meraih gelar juara tetap terbuka, meski terasa lebih sulit.
Menurut Bojan Hodak, salah satu tantangan yang paling terasa ialah saat melihat gelagat lawan-lawan Persib. Mereka kerap tampil habis-habisan karena ingin mengalahkan tim yang memiliki dua gelar beruntun.
“Semua akan termotivasi menghadapi Persib karena kami dua kali menjadi juara,” ujar Bojan kepada awak media.
Lanjut Bojan, semua lawan-lawannya seperti memiliki motivasi tinggi untuk membendung laju Persib. Sehingga, ia merasa langkah Maung Bandung meraih gelar juara terasa sangat berat.
Baca Juga:
Jelang Persib vs PSBS Biak: Bojan Hodak Fokus Perbaiki Taktik, Mental Tim Sedang Naik!
Level Kebugaran Meningkat, Persib Nantikan Kehadiran Pemain Timnas
“Jadi semua tidak mau kami menjadi juara dan itu normal. Itu alasannya saya pernah mengatakan bahwa untuk menjadi juara liga kedua kali atau ketiga kalinya akan selalu lebih sulit ketimbang saat pertama menjadi juara,” imbuhnya.
Berbeda ketika meraih gelar juara yang pertama di musim 2023/24, ia merasa semuanya begitu serba mengejutkan. Tapi setelah gelar kedua diraih, ia menyadari situasinya seketika berbeda, karena tekanan terasa lebih berat.
“Ketika pertama (juara), anda bisa mengejutkan, tapi untuk kedua kalinya itu tidak bisa,” kata pelatih asal Kroasia itu.
Persib pun merasakan tekanan yang hebat itu dalam beberapa laga terakhir. PSBS juga diyakini Bojan Hodak akan menjadi tantangan baru bagi Persib. Bahkan Persib yang lebih diunggulkan akan menjadi tekanan baru.
“Mereka tim yang bagus, mereka memulai laga dengan tidak baik, tapi dalam beberapa pertandingan, di 4-5 pertandingan terakhir, mereka jauh lebih baik,” kata Bojan.
Ia pun melihat, tantangan itu kian berat karena tim Badai Pasifik terus menunjukan progres pesat. Akan tetapi ia yakin, timnya akan berjuang demi meraih kemenangan di laga ini.
“Mereka mulai membaik, jadi ini akan menjadi pertandingan yang sulit, tapi saya harap bisa mendapatkan hasil positif.” tutup pelatih berkepala plontos itu.
(RF/_Usk)











