BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert memilih bungkam soal sanksi FIFA terhadap Malaysia dan menegaskan fokusnya hanya tertuju pada laga kontra Arab Saudi.
Dalam konferensi pers jelang pertandingan, Kluivert menolak membahas isu yang tengah mengguncang sepak bola Asia Tenggara tersebut.
“Saya tak membicarakan hal itu lagi, saya hanya akan bicara untuk laga besok,” ujar Kluivert tegas.
Pelatih asal Belanda itu juga menegaskan dirinya sama sekali tidak mengetahui, apalagi tertarik membahas sanksi yang dijatuhkan FIFA kepada Malaysia.
“Saya tidak tahu mengenai sanksi Malaysia, dan saya tidak tertarik dengan hal itu,” ucapnya.
“Kepentingan saya hanya untuk pertandingan besok,” tambahnya singkat.
Sebelumnya, Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) dijatuhi sanksi berat oleh FIFA setelah terbukti melakukan pemalsuan dokumen terhadap tujuh pemain naturalisasi. Dalam laporan investigasi, FIFA menemukan bahwa FAM mengubah data tempat lahir kakek-nenek para pemain tersebut menjadi seolah-olah berasal dari Malaysia.
Namun fakta berbeda terungkap. Sekretariat Komite Disiplin FIFA berhasil mendapatkan dokumen akta lahir asli yang menunjukkan bahwa para leluhur tujuh pemain itu bukanlah warga Malaysia.
Berbeda dengan Malaysia, Timnas Indonesia dipastikan aman dari kasus serupa. Seluruh pemain naturalisasi Garuda memiliki asal-usul yang jelas dan dibuktikan melalui dokumen resmi dari garis keturunan kedua atau ketiga yang lahir di Indonesia.
BACA JUGA:
Lengkap! 29 Pemain Timnas Indonesia Siap Bikin Kejutan di Kualifikasi Piala Dunia
Resmi Tiba di Jeddah, Jay Idzes dan Nathan Siap Perkuat Timnas Indonesia Jelang Ronde Keempat!
Kluivert pun kembali menegaskan bahwa fokus utama timnya saat ini adalah laga melawan Arab Saudi. Kemenangan, kata dia, menjadi harga mati demi menjaga asa menuju Piala Dunia 2026.
“Kami sudah siap untuk pertandingan ini, dan saya tidak akan memberi alasan apa pun,” ujar Kluivert.
“Meskipun beberapa pemain datang terlambat dari Eropa, kami tidak punya alasan sama sekali.”
Pelatih berusia 49 tahun itu bahkan menyebut laga tersebut sebagai “final” bagi Garuda.
“Kami menganggap pertandingan ini sebagai final. Kami akan melakukan yang terbaik untuk meraih hasil positif,” tegasnya.
“Kami yakin bahwa kami akan tampil kuat,” pungkas Kluivert.
(Haqi/Budis)











