BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) berencana menaturalisasi empat pemain asal Brasil untuk memperkuat tim nasional bola voli Indonesia. Program ini masih dalam tahap persiapan dokumen administratif sebelum dibahas bersama pemerintah.
Ketua Umum PP PBVSI Imam Sudjarwo mengatakan empat atlet yang diproyeksikan tersebut terdiri dari dua pemain putra dan dua pemain putri.
“Semua naturalisasi yang pernah saya sampaikan itu ada dua putra, dua putri. Sekarang kita lagi proses mempersiapkan administrasi dan dalam waktu dekat saya mau menghadap Menpora untuk membicarakan masalah ini,” ujar Imam di Jakarta, dikutip Senin (16/3/2026).
Aturan Naturalisasi FIVB
Rencana naturalisasi ini juga harus mengikuti regulasi yang ditetapkan Federation Internationale de Volleyball (FIVB) selaku federasi bola voli dunia. Dalam aturan terbaru, FIVB memperketat proses naturalisasi pemain yang ingin membela negara lain.
Salah satu aturan penting adalah pembatasan jumlah pemain naturalisasi dalam satu tim nasional. Dalam satu roster tim, baik putra maupun putri, maksimal hanya diperbolehkan dua pemain naturalisasi.
Ketentuan tersebut membuat PBVSI membidik dua pemain untuk tim putra dan dua pemain untuk tim putri, sehingga tetap sesuai dengan batas maksimal yang diizinkan.
Baca Juga:
Bandung bjb Tandamata Umumkan Skuad Proliga 2026
Syarat Ketat Naturalisasi
Selain kuota pemain, FIVB juga menetapkan syarat lain bagi atlet yang ingin berganti federasi. Salah satunya adalah pemain harus menetap di negara yang akan dibela selama tiga tahun berturut-turut sejak pengajuan naturalisasi.
Alternatif lainnya, pemain sudah harus memiliki kewarganegaraan negara tersebut sebelum mengajukan permohonan perpindahan federasi.
Namun opsi kedua dinilai sulit diterapkan di Indonesia karena sistem hukum nasional tidak mengenal kewarganegaraan ganda.
Tak Bisa Pindah Jika Sudah Bela Negara Lain
Aturan penting lainnya dari FIVB adalah larangan perpindahan federasi jika seorang pemain sudah pernah membela negara lain dalam kompetisi resmi atau turnamen kontinental.
Jika seorang atlet sudah tampil dalam ajang resmi mewakili federasi sebelumnya, maka ia tidak lagi diperbolehkan berpindah dan membela tim nasional negara lain.
Dengan aturan tersebut, PBVSI perlu memastikan calon pemain naturalisasi memenuhi seluruh persyaratan yang ditetapkan FIVB sebelum proses naturalisasi dilanjutkan.











