BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Kenaikan harga perangkat komputer membuat sebagian pengguna kembali melirik PC rakitan berbiaya terjangkau sebagai alternatif perangkat kerja. Dengan anggaran sekitar Rp3 juta, sebuah PC masih dapat dirakit untuk memenuhi kebutuhan kerja yang fungsional tanpa harus mengeluarkan biaya besar.
Rakitan ini dinilai cukup untuk menunjang aktivitas produktivitas harian, khususnya bagi pekerja kantoran, pelajar, hingga pelaku UMKM.
PC rakitan ini ditujukan bagi pengguna yang memiliki kebutuhan kerja dasar hingga menengah. Aktivitas seperti pengetikan dokumen, pekerjaan administrasi, riset daring, pengelolaan data ringan, serta penggunaan aplikasi perkantoran menjadi fokus utama, tanpa tuntutan pemrosesan grafis yang berat.
Perangkat yang dirakit merupakan PC dengan kombinasi komponen bekas dan baru, dengan total anggaran berada di kisaran Rp 2,8 juta hingga Rp 3 juta. Spesifikasi utama yang digunakan meliputi prosesor Intel Core i5-3470, memori RAM 8 GB DDR3, serta SSD berkapasitas 240 hingga 256 GB sebagai media penyimpanan utama.
Rakitan PC ini dinilai masih relevan digunakan saat ini, terutama ketika harga PC dan laptop baru masih relatif tinggi. Kondisi tersebut mendorong banyak pengguna untuk mencari solusi alternatif yang lebih terjangkau tanpa harus mengorbankan fungsi dasar perangkat kerja.
Baca Juga:
Lenovo Legion Tower 7i Gen 10, Monster Kreator Sejati di Era AI
Komponen PC untuk rakitan ini umumnya diperoleh melalui pasar komponen bekas, toko komputer lokal, serta berbagai platform jual beli daring yang tersedia di Indonesia. Ketersediaan komponen lawas yang masih layak pakai menjadi faktor pendukung utama rakitan ini.
Penggunaan komponen bekas dipilih sebagai strategi untuk menekan biaya, tanpa menghilangkan fungsi utama perangkat. Prosesor Intel Core i5-3470 dinilai masih mampu menjalankan aplikasi seperti membuka banyak tab browser, word, excel, dan powerpoint Rakitan ini menggunakan motherboard LGA1155 chipset H61 atau B75, yang dipadukan dengan RAM 8 GB DDR3 dan SSD untuk menjaga kecepatan serta responsivitas sistem.
Kebutuhan daya disuplai oleh PSU 450 watt bersertifikasi 80+, sementara casing dan kipas pendingin dipilih dari kategori ekonomis agar keseluruhan biaya tetap terkendali.
Dengan konfigurasi tersebut, PC rakitan ini memang tidak dirancang untuk kebutuhan berat seperti gaming atau grafis intensif. Namun, untuk aktivitas kerja harian yang mengutamakan stabilitas sistem, kecepatan dasar, dan efisiensi biaya, PC budget Rp 3 jutaan ini masih dinilai layak digunakan dan mampu memenuhi kebutuhan produktivitas secara optimal.
(Magang_UIN Sunan Gunung Djati/Fathir Fahrezi Fardiansyah)