BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Pembangunan helipad di dekat makam kakek Presiden Prabowo Subianto di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Banyumas, Kresnawan Wahyu Kristoyo, membenarkan adanya pembangunan helipad tersebut.
“Tujuannya salah satunya untuk memudahkan akses Presiden Prabowo,” kata Kresnawan.
Pembangunan helipad dilakukan bersamaan dengan peningkatan empat ruas jalan melalui program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah (IJD) yang diusulkan Pemkab Banyumas.
Kepala Bidang Perencanaan dan Pembangunan Jalan DPU Banyumas, Rusli Kurnia, menjelaskan total anggaran program IJD mencapai Rp 44 miliar, termasuk pembangunan helipad senilai sekitar Rp 1,4 miliar.
“Total anggaran untuk program IJD itu Rp 44 miliar, sudah termasuk helipad,” kata Rusli.
Empat Ruas Jalan yang Dibangun
Empat ruas jalan tersebut yaitu Banyumas–Mandirancan sepanjang 8,55 km, Kalisube–Binangun 2,25 km, Karangcegak–Limpakuwus 6,5 km, hingga kawasan Curug Ceheng Kotayasa–Limpakuwus sepanjang 1,6 km.
Rusli menambahkan, sebelumnya helikopter Presiden Prabowo mendarat di Alun-alun Banyumas yang jaraknya cukup jauh dari Makam Dawuhan.
Baca Juga:
“Jadi dibuat helipad khusus agar lebih dekat jika Presiden berziarah ke makam kakeknya,” ujarnya.
Rencana awal lokasi helipad berada di area persawahan desa setempat, namun batal karena termasuk dalam kawasan Lahan Sawah yang Dilindungi (LSD).
“Tadinya mau di persawahan, tapi karena masuk LSD, akhirnya menggunakan lapangan desa,” jelas Rusli.
Komplek Pemakaman Dawuhan
Diketahui, kompleks Pemakaman Dawuhan merupakan lokasi pemakaman beberapa tokoh leluhur Prabowo Subianto, termasuk RM Margono Djojohadikusumo yang merupakan kakek Presiden.
Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Banyumas juga telah merekomendasikan makam RM Margono untuk ditetapkan sebagai cagar budaya setelah melalui proses kajian resmi.
Sementara itu, Kepala Desa Kalisube, Cip Setiyadi, mengatakan Pemkab Banyumas berencana mengganti lapangan sepak bola yang sebelumnya berada di lokasi pembangunan helipad.
“Rencana (lapangan) akan dipindah dan dibangun kembali oleh Pemda Banyumas. Pak Bupati juga sudah memberikan disposisi terkait pembangunan lapangan sepak bolanya,” ujar Cip seoerti dikuti eropongmedia melalui beritasatu, Rabu (5/11/2025).
Ia mengatakan, warga Desa Kalisube menyambut positif pembangunan helipad tersebut.
“Tanggapan masyarakat positif, intinya tidak mempermasalahkan pembangunan helipad,” ujarnya.
(usamah kustiawan)










