Pembacokan Kakek di Purwakarta, Dua Anak di Bawah Umur Jadi Tersangka

Pelaku pembacokan
Ilustrasi. (Freepik)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Sebuah video yang memperlihatkan aksi penangkapan pelaku pembacokan viral di media sosial. Dalam video tersebut, polisi terlihat mengamankan dua anak pelaku yang masih berusia di bawah umur di Jatiluhur, Purwakarta, pada Minggu (27/04/2025) pagi.

Satreskrim Polres Purwakarta mengungkapkan bahwa kedua pelaku, yang masih anak-anak, masing-masing berinisial ALH (15) dan RAW (13), tega membacok seorang kakek bernama Suyono (69). Kejadian ini berawal dari rasa sakit hati ALH yang sering dimarahi oleh sang kakek.

Wakapolres Purwakarta, Kompol Sosialisman Muhammad Natsir, mengungkapkan bahwa ALH adalah cucu dari korban, sementara RAW adalah teman ALH.

“Kedua pelaku ini merupakan Anak Berkonflik Dengan Hukum (ABH). Kejadian penganiayaan ini terjadi karena ALH merasa kesal sering dimarahi oleh korban,” ujar Natsir, dalam konferensi pers, Selasa (29/04/2025).

Menurut penjelasan polisi, pada Sabtu (26/04/2025), ALH meminjam motor korban dengan alasan untuk mengantarkan celana ke temannya. Namun, ALH tidak kunjung pulang hingga keesokan harinya. Ia kembali pada Minggu pagi (27/04) bersama RAW, dan begitu tiba di rumah, ALH dimarahi oleh kakeknya. Marah karena dimarahi, ALH kemudian merencanakan pembunuhan terhadap sang kakek.

ALH pun mengambil pisau dapur dan mencoba menusukkan pisau ke leher korban. Korban berusaha menghindar, tetapi ia terjatuh dan dikejar oleh kedua pelaku. Mereka menyeret korban ke dalam warung dan menyabetkan pisau ke tangan dan kaki korban.

Dalam aksi tersebut, korban sempat berusaha merebut pisau dari tangan ALH, namun RAW memberikan pisau lain dari dalam warung. Pisau kedua inilah yang digunakan oleh ALH untuk menyabetkan ke kepala dan tangan korban.

Setelah yakin korban tak berdaya, kedua pelaku sempat berencana membuang jenazah korban ke kebun bambu di belakang rumah. Namun, aksi mereka terhenti setelah seorang tetangga mendengar suara gaduh dan menggedor pintu warung tempat peristiwa berlangsung. Menyadari korban masih hidup, tetangga tersebut segera meminta bantuan warga lain untuk membawa korban ke rumah sakit.

Wakapolres menambahkan, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, kedua pelaku tidak berada dalam pengaruh obat-obatan atau minuman beralkohol saat melakukan tindakan kejam ini.

Baca Juga:

Diduga Korban Kekerasan, Pria di Jatiluhur Purwakarta Ditemukan Bersimbah Darah

Warga di Purwakarta Ditemukan Tewas Bersimbah Darah

Atas perbuatannya, keduan anak ini dijerat dengan Pasal 44 Ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 23 Tahun 2004 Tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga dan atau Pasal 354 Ayat (1) dan atau Pasal 351 Ayat (2) KUHPidana terkait penganiayaan.

Sementara korban Suyono saat ini masih dalam penanganan medis i RSUD Bayu Asih Purwakarta, dengan kondiri kritis.

 

(Virdiya/Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Raih WTP ke-10, KDS Minta Kinerja dan Pelayanan Terus Ditingkatkan
Raih WTP ke-10, KDS Minta Kinerja dan Pelayanan Terus Ditingkatkan
DJP
DJP Dukung UMKM Naik Kelas via PP Nomor 20 Tahun 2026
Bupati Bandung Siapkan Langkah Terpadu Tangani Banjir, Sampah, dan Krisis Air saat Kemarau
Bupati Bandung Siapkan Langkah Terpadu Tangani Banjir, Sampah, dan Krisis Air saat Kemarau
Spanyol
Prediksi Skor Peru vs Spanyol: La Roja Bidik Kemenangan dalam Laga Uji Coba Internasional
bank bjb Dorong Sport Tourism Lewat Kesuksesan Suroboyo 10K di Kota Surabaya
bank bjb Dukung Sport Tourism dan Gaya Hidup Sehat via Suroboyo 10K di Kota Surabaya
Berita Lainnya

1

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

2

Jembatan Cirahong, Satu-satunya Jembatan Susun di Indonesia

3

4

Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025

5

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika
Headline
Puluhan Warga Kota Bandung Antusias Ikuti Program Padat Karya Tematik 2026
Puluhan Warga Kota Bandung Antusias Ikuti Program Padat Karya Tematik 2026
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik