Pembakaran Gedung Heritage Wisma MPR, 8 Orang Jadi Tersangka

tersangka Pembakaran Wisma MPR (Instagram Lambe Turah)
Pembakaran gedung Heritage Wisma MPR dalam aksi massa pada Jumat 29 Agustus 2025 (Instagram Lambe Turah)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) menetapkan delapan orang sebagai tersangka dalam kasus pembakaran gedung heritage Wisma Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI di depan Gedung DPRD Jawa Barat, Kota Bandung, pada Jumat (29/8/2025).

Kedelapan tersangka diduga tidak hanya menyebarkan konten provokatif melalui media sosial, tetapi juga terlibat langsung dalam aksi pembakaran.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, menyatakan bahwa satu dari tersangka berperan sebagai pemosting konten provokatif, sementara lainnya memberikan tutorial pembuatan molotov.

“Dari pengembangan kasus, ditemukan dua molotov yang diduga berbahaya,” ujar Hendra di Bandung, mengutip Antara, Kamis (4/9).

Hendra menegaskan bahwa aksi yang terjadi pada 29 hingga 31 Agustus 2025 tersebut tidak berorientasi pada penyampaian pendapat, melainkan mengarah pada pengrusakan fasilitas umum.

Aksi tersebut melibatkan pelemparan batu, kayu, dan molotov ke arah petugas, serta pembakaran kendaraan dan fasilitas publik.

Direktur Ditreskrimsiber Polda Jabar, Kombes Pol. Resza Ramadiansah, mengungkapkan bahwa para tersangka menyebarkan konten provokatif yang memicu kericuhan, termasuk kabar palsu tentang penembakan aparat dengan peluru karet.

BACA JUGA

Demonstrasi Rusak Museum dan Bakar Cagar Budaya, Menbud: Ini Kerugian Besar Bangsa!

Pasca Demonstrasi, Enam Bangunan Termasuk Cagar Budaya Ludes di Santap Api

Kelompok ini juga diduga menggalang dana melalui media sosial dengan mencantumkan nomor rekening untuk membiayai aksi mereka.

Barang bukti yang diamankan termasuk atribut dan bendera yang digunakan saat unjuk rasa, yang ditemukan di kos-kosan para tersangka pembakaran Wisma MPR tersebut.

Penyidikan masih terus dilakukan untuk mengungkap kemungkinan keterkaitan dengan kelompok lain di berbagai daerah serta jejak digital yang dapat mengarah pada jaringan yang lebih luas.

(Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Bangun Spiritualitas Warga, KDM Prioritaskan Bangun Tajuk di Lingkungan
Bangun Spiritualitas Warga, KDM Prioritaskan Bangun Tajuk di Lingkungan
Disdik Jabar Pastikan Data PCMB Aman, Siapkan Solusi bagi Calon Murid yang Belum Tertampung di Sekolah Negeri
Disdik Jabar Pastikan Data PCMB Aman, Siapkan Solusi bagi Calon Murid yang Belum Tertampung di Sekolah Negeri
bank bjb Perkuat Inklusi Keuangan Penyandang Disabilitas melalui Program DIA KITA
bank bjb Perkuat Inklusi Keuangan Penyandang Disabilitas melalui Program DIA KITA
Pesan Cinta KDM di Upacara Waisak, Ajak Warga Bijak Manfaatkan Hasil Bumi
Pesan Cinta KDM di Upacara Waisak, Ajak Warga Bijak Manfaatkan Hasil Bumi
saibari
Tottenham Terancam Gagal Dapatkan Ismael Saibari, Bayern Munich Jadi Tujuan Utama
Berita Lainnya

1

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

2

Ribuan Atlet Jawa Barat Ikut Pengukuhan Pelatda PON XXI/2024

3

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

4

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

5

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1
Headline
WIITEX 2026 Catat Transaksi Rp25 Miliar, Jabar Perkuat Ekspor Kopi, Teh, dan Kakao
WIITEX 2026 Catat Transaksi Rp25 Miliar, Jabar Perkuat Ekspor Kopi, Teh, dan Kakao
Pemkot Bandung Hadirkan 2
Pemkot Bandung Hadirkan 2.361 Lowongan Kerja di Job Fair Future Connect 2026
Harga Kedelai Melonjak, Farhan Minta Perajin Tahu Tempe Tetap Produksi
Harga Kedelai Melonjak, Farhan Minta Perajin Tahu Tempe Tetap Produksi
Kota Bandung Jajaki Kolaborasi Kebudayaan dan Industri Kreatif dengan Prancis
Kota Bandung Jajaki Kolaborasi Kebudayaan dan Industri Kreatif dengan Prancis