Pemkab Subang Dorong Pemekaran Desa untuk Tingkatkan Layanan Publik

Pemekaran Desa Subang
(dok. Pemkab Subang)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Pemerintah Kabupaten Subang, Jawa Barat, mendorong percepatan pemekaran desa sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mempercepat pembangunan di tingkat desa.

Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi mengatakan jumlah desa di Subang masih sedikit.

“Desa di Subang perlu dimekarkan karena jumlahnya masih sedikit dibandingkan dengan daerah lain yang luasnya lebih kecil,” kata Agus, mengutip Antara, Minggu (19/10/2025).

Berdasarkan data Kabupaten Subang dalam Angka 2024, luas wilayah Subang saat ini mencapai 2.051,76 kilometer persegi dengan total 245 desa yang tersebar di 30 kecamatan.

Wakil Bupati Subang menyebut, jumlah desa tersebut masih tergolong sedikit jika dibandingkan dengan cakupan wilayah. Ia menilai, sejumlah kabupaten lain dengan luas wilayah lebih kecil justru memiliki jumlah desa yang lebih banyak.

Sebagai ilustrasi, ia menyebut Kabupaten Majalengka yang memiliki luas sekitar 1.200 kilometer persegi namun telah terbagi ke dalam 347 desa.

“Jadi kami ingin ke depannya lebih banyak melakukan pemekaran desa,” katanya.

Pemekaran desa merupakan langkah administratif untuk memisahkan satu desa menjadi dua atau lebih, dengan tujuan utama memperluas jangkauan pelayanan publik serta mempercepat pembangunan di tingkat lokal.

Baca Juga:

Pemekaran Bandung Timur Dinilai Strategis untuk Perkuat Pelayanan Publik

Cirebon Timur Disetujui Jadi CDPOB, Jumlah Usulan Pemekaran di Jabar Kini Capai 10 Daerah

Prosesnya umumnya dimulai dari inisiatif masyarakat, kemudian dilanjutkan dengan tahapan usulan resmi, verifikasi administrasi dan teknis, hingga pengesahan melalui peraturan daerah oleh bupati atau wali kota.

Dari sisi kependudukan, jumlah warga Kabupaten Subang hingga pertengahan tahun 2024 tercatat sekitar 1,6 juta jiwa, yang terdiri dari 817.798 laki-laki dan 818.435 perempuan.

(Virdiya/Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Bangun Spiritualitas Warga, KDM Prioritaskan Bangun Tajuk di Lingkungan
Bangun Spiritualitas Warga, KDM Prioritaskan Bangun Tajuk di Lingkungan
Disdik Jabar Pastikan Data PCMB Aman, Siapkan Solusi bagi Calon Murid yang Belum Tertampung di Sekolah Negeri
Disdik Jabar Pastikan Data PCMB Aman, Siapkan Solusi bagi Calon Murid yang Belum Tertampung di Sekolah Negeri
bank bjb Perkuat Inklusi Keuangan Penyandang Disabilitas melalui Program DIA KITA
bank bjb Perkuat Inklusi Keuangan Penyandang Disabilitas melalui Program DIA KITA
Pesan Cinta KDM di Upacara Waisak, Ajak Warga Bijak Manfaatkan Hasil Bumi
Pesan Cinta KDM di Upacara Waisak, Ajak Warga Bijak Manfaatkan Hasil Bumi
saibari
Tottenham Terancam Gagal Dapatkan Ismael Saibari, Bayern Munich Jadi Tujuan Utama
Berita Lainnya

1

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

2

Ribuan Atlet Jawa Barat Ikut Pengukuhan Pelatda PON XXI/2024

3

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

4

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

5

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1
Headline
WIITEX 2026 Catat Transaksi Rp25 Miliar, Jabar Perkuat Ekspor Kopi, Teh, dan Kakao
WIITEX 2026 Catat Transaksi Rp25 Miliar, Jabar Perkuat Ekspor Kopi, Teh, dan Kakao
Pemkot Bandung Hadirkan 2
Pemkot Bandung Hadirkan 2.361 Lowongan Kerja di Job Fair Future Connect 2026
Harga Kedelai Melonjak, Farhan Minta Perajin Tahu Tempe Tetap Produksi
Harga Kedelai Melonjak, Farhan Minta Perajin Tahu Tempe Tetap Produksi
Kota Bandung Jajaki Kolaborasi Kebudayaan dan Industri Kreatif dengan Prancis
Kota Bandung Jajaki Kolaborasi Kebudayaan dan Industri Kreatif dengan Prancis