Pemkot Bandung Minta Rencana Terapkan Lagi 2 Arah di Jalan Sukajadi Harus Matang

Sekda Kota Bandung, Ema Sumarna. (Foto: Rizky Iman / Teropong Media)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG,TM.ID: Adanya wacana untuk kembali menerapkan rekayasa lalu lintas sistem dua arah kendaraan bermotor di Jalan Sukajadi, Kota Bandung. Hal itu menyusul adanya keluhan masyarakat soal sulitnya menggunakan transportasi umum.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Ema Sumarna mengaku saat ini sedang meminta dasar pertimbangan pemberlakuan kembali sistem dua arah di jalan Sukajadi, kepada Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung.

“Saya tadi sudah dimintakan dulu, nanti dishub laporan ke saya. Mungkin beliau matangkan dulu dengan jajaran Polrestabes Bandung, jadi saya belum bisa berkomentar,”kata Ema Sumarna, Senin (9/10/2023).

Menurutnya, dasar pengambilan rekayasa lalin secara representatif harus mewakili khalayak banyak. Hal ini lantaran pengambilan keputusan tersebut hanya terpaku pada keluhan masyarakat yang ada di media sosial.

BACA JUGA: Pemkot Bandung Berbenah Sambut Kedatangan Musim Hujan, Klaim Titik Banjir Berkurang

“Iya saya kalau perhatikan di medsos masyarakat banyak yang mengomentari itu. Tapi kan sampai sejauh ini, apakah itu mewakili representatif secara keseluruhan,” kata dia.

Dia meminta supaya pihak terkait bisa meninjau secara menyeluruh atas kajian yang sedang dilakukan. Hal itu supaya proyeksi yang akan diterapkan, bisa memberikan nilai manfaat.

“Tadi setelah apel pagi, setelah upacara bendera saya menegaskan, coba dimatangkan dulu, semuanya harus serba terukur bagaimana nilai kemanfaatan itu harus di ke depankan,”ucapnya.

Tetapi, pihaknya pun bakal mendukung upaya yang coba diambil oleh Polrestabes Bandung beserta Dishub, dalam menyelesaikan persoalan yang tengah terjadi pada masyarakat.

“Tapi intinya secara teknis saya percaya ke jajaran polrestabes wabil khusus itu Kasatlantas, termasuk juga dengan perangkat kita yaitu dinas Perhubungan,” jelasnya

BACA JUGA: Himpun Energi Jelang Duel Panas Persib vs Borneo FC, Maung Bandung Libur Total 3 Hari

Tak hanya itu, Ema menegaskan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bakal mendukung secara penuh, setiap program yang dampaknya memberikan nilai kemanfaatan bagi masyarakat.

“Selama itu niatnya baik, ya harus kita support dan dukung,” tutupnya.

(Rizky Iman/Masnur)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Bangun Spiritualitas Warga, KDM Prioritaskan Bangun Tajuk di Lingkungan
Bangun Spiritualitas Warga, KDM Prioritaskan Bangun Tajuk di Lingkungan
Disdik Jabar Pastikan Data PCMB Aman, Siapkan Solusi bagi Calon Murid yang Belum Tertampung di Sekolah Negeri
Disdik Jabar Pastikan Data PCMB Aman, Siapkan Solusi bagi Calon Murid yang Belum Tertampung di Sekolah Negeri
bank bjb Perkuat Inklusi Keuangan Penyandang Disabilitas melalui Program DIA KITA
bank bjb Perkuat Inklusi Keuangan Penyandang Disabilitas melalui Program DIA KITA
Pesan Cinta KDM di Upacara Waisak, Ajak Warga Bijak Manfaatkan Hasil Bumi
Pesan Cinta KDM di Upacara Waisak, Ajak Warga Bijak Manfaatkan Hasil Bumi
saibari
Tottenham Terancam Gagal Dapatkan Ismael Saibari, Bayern Munich Jadi Tujuan Utama
Berita Lainnya

1

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

2

Ribuan Atlet Jawa Barat Ikut Pengukuhan Pelatda PON XXI/2024

3

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1

4

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

5

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung
Headline
WIITEX 2026 Catat Transaksi Rp25 Miliar, Jabar Perkuat Ekspor Kopi, Teh, dan Kakao
WIITEX 2026 Catat Transaksi Rp25 Miliar, Jabar Perkuat Ekspor Kopi, Teh, dan Kakao
Pemkot Bandung Hadirkan 2
Pemkot Bandung Hadirkan 2.361 Lowongan Kerja di Job Fair Future Connect 2026
Harga Kedelai Melonjak, Farhan Minta Perajin Tahu Tempe Tetap Produksi
Harga Kedelai Melonjak, Farhan Minta Perajin Tahu Tempe Tetap Produksi
Kota Bandung Jajaki Kolaborasi Kebudayaan dan Industri Kreatif dengan Prancis
Kota Bandung Jajaki Kolaborasi Kebudayaan dan Industri Kreatif dengan Prancis