CIMAHI, TEROPONGMEDIA.ID – Pemerintah Kota Cimahi terus memperkuat upaya mitigasi bencana melalui kegiatan sosialisasi yang digelar di Aula Kecamatan Cimahi Selatan, Senin (30/3/2026). Kegiatan ini menekankan pentingnya kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana yang semakin kompleks.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Cimahi, Fithriandy Kurniawan, menyampaikan bahwa wilayah Cimahi memiliki kerentanan tinggi terhadap berbagai jenis bencana, mulai dari banjir, longsor, cuaca ekstrem hingga gempa bumi yang dipengaruhi aktivitas Sesar Lembang.
Kondisi tersebut diperparah oleh perubahan iklim yang memicu meningkatnya bencana hidrometeorologi dengan intensitas yang sulit diprediksi.
Namun demikian, kejadian bencana sebelumnya menunjukkan masih rendahnya kesiapsiagaan masyarakat. Dampaknya tidak hanya menimbulkan korban jiwa dan kerugian material, tetapi juga kerusakan lingkungan serta trauma berkepanjangan.
“Mitigasi harus dilakukan sejak dini, tidak bisa lagi menunggu bencana terjadi. Perlu perencanaan yang terukur dan melibatkan masyarakat secara langsung,” ujarnya.
Baca Juga:
Satpol PP Kota Cimahi Tertibkan PKL di Trotoar dan Bahu Jalan
Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudisthira, menambahkan bahwa investasi pada mitigasi jauh lebih efektif dibandingkan penanganan pascabencana.
“Setiap satu rupiah yang dikeluarkan untuk mitigasi dapat menghemat empat hingga tujuh kali lipat biaya yang harus ditanggung saat bencana terjadi,” ujarnya.
Dalam kegiatan ini, peserta yang berasal dari perwakilan kelurahan, ketua RT, dan karang taruna dibekali pemahaman praktis, mulai dari langkah pencegahan, kesiapsiagaan, hingga penanganan darurat. Simulasi evakuasi, pengenalan tanda-tanda bencana, serta penyusunan jalur evakuasi menjadi materi utama yang diberikan.











