BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Kabar membanggakan datang dari Pulau Dewata. Desa Pemuteran, yang terletak di Kabupaten Buleleng, Bali, resmi dinobatkan sebagai salah satu dari 52 Desa Wisata Terbaik Dunia 2025 oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melalui Badan PBB untuk Pariwisata (UN Tourism).
Desa Pemuteran menjadi satu-satunya wakil dari Indonesia dalam daftar bergengsi ini, bersanding dengan desa-desa wisata terbaik dari berbagai negara seperti Jepang, Korea Selatan, China, Iran, dan Turkiye.
Tahun ini, UN Tourism menyeleksi lebih dari 270 pengajuan dari 65 negara anggota PBB untuk menentukan 52 desa terbaik. Selain itu, 20 desa lainnya bergabung dalam Program Peningkatan, menjadikan total 72 desa sebagai bagian dari Jaringan Desa Wisata Terbaik Dunia (Best Tourism Villages Network/BTV).
Sekretaris Jenderal Pariwisata PBB, Zurab Pololikashvili, menyampaikan bahwa penghargaan ini diberikan kepada desa yang mampu menjaga keseimbangan antara warisan budaya, pelestarian alam, dan pembangunan ekonomi berkelanjutan melalui pariwisata.
“Pariwisata dapat menjadi alat yang ampuh untuk memajukan kesejahteraan bersama, pertumbuhan inklusif, dan kohesi di daerah pedesaan,” ujar Zurab dalam pernyataannya mengutip pada Senin (3/11/2025).
Ia menambahkan bahwa desa-desa tersebut menjadi contoh nyata bagaimana pariwisata bisa mendorong inklusi sosial dan kesejahteraan masyarakat lokal.
“Desa-desa ini menunjukkan bahwa dengan merangkul pariwisata, mereka dapat membangun masa depan di mana tidak ada seorang pun yang tertinggal,” ujarnya.
Pesona Alam, Laut, dan Budaya
Desa Pemuteran dikenal sebagai surga bawah laut di sisi barat Pulau Bali. Keindahan pantainya yang berombak tenang menjadikannya destinasi populer bagi wisatawan pencinta menyelam dan snorkeling. Dari sini, pengunjung juga dapat dengan mudah menjangkau Pulau Menjangan dan Taman Nasional Bali Barat.
Selain pesona alam, Pemuteran juga dikenal dengan komunitas masyarakatnya yang aktif menjaga ekosistem laut, terutama melalui proyek pelestarian terumbu karang menggunakan teknologi Biorock. Upaya tersebut membuat Pemuteran menjadi contoh desa wisata berkelanjutan yang diakui dunia.
Baca Juga:
Desa Wisata Pemuteran Raih Penghargaan Best Tourism Village 2025 dari UN Tourism
Desa Wisata yang Menginspirasi Dunia
UN Tourism mencatat bahwa jaringan Best Tourism Villages kini mencakup 319 desa di seluruh dunia, menjadikannya komunitas destinasi pedesaan terbesar di dunia. Tahun ini, beberapa negara berhasil menempatkan lebih dari satu desa dalam daftar, seperti Argentina, China, Jepang, Korea Selatan, Iran, dan Turkiye.
Berikut beberapa desa lain yang masuk daftar Desa Wisata Terbaik Dunia 2025:
- Carlos Pellegrini (Argentina)
- Maimará (Argentina)
- Khinalig (Azerbaijan)
- Krupa na Vrbasu (Bosnia & Herzegovina)
- Antônio Prado (Brazil)
- Digang (China)
- Dongluo (China)
- Huanggang (China)
- Jikayi (China)
- Murillo (Colombia)
- Kaštelir Labinci (Kroasia)
- Pacto (Ekuador)
- Pont-Croix (Prancis)
- Flößerstadt Schiltach (Jerman)
- Marktgemeinde Bad Hindelang (Jerman)
- Aldea San Cristóbal El Alto (Guatemala)
- Hosszúhetény (Hungaria)
- Mórahalom (Hungaria)
- Pemuteran (Indonesia)
- Kandelous (Iran)
- Shafiabad (Iran)
- Soheili (Iran)
- Neot Semadar (Israel)
- Arquà Petrarca (Italia)
- Asolo (Italia)
- Bellano (Italia)
- Asuka (Jepang)
- Koyasan (Jepang)
- Shodoshima (Jepang)
- Tonosho (Jepang)
- North Azraq (Yordania)
- Plateliai (Lithuania)
- Chamarel (Mauritius)
- Grand River South East (Mauritius)
- Loriga (Portugal)
- Mértola (Portugal)
- Vila Nogueira de Azeitão (Portugal)
- Bled (Slovenia)
- Muju Village (Korea Selatan)
- Yangsuri (Korea Selatan)
- Agaete (Spanyol)
- Ezcaray (Spanyol)
- Valendas (Swiss)
- Akyaka (Türkiye)
- Anıtlı (Türkiye)
- Barbaros (Türkiye)
- Kale Üçağız (Türkiye)
- Kolochava (Ukraina)
- Synevyrska Polyana (Ukraina)
- Masfout (Uni Emirat Arab)
- Lô Lô Chải (Vietnam)
- Quynh Son Community-based Tourism Village (Vietnam)
Kebanggaan untuk Indonesia
Masuknya Desa Pemuteran dalam daftar ini bukan hanya prestasi lokal, tetapi juga pengakuan global terhadap potensi pariwisata berkelanjutan Indonesia. Keindahan alam yang terjaga, budaya yang kuat, serta masyarakat yang peduli lingkungan menjadi kombinasi sempurna yang membawa nama Indonesia di panggung dunia.
Dengan pencapaian ini, Desa Pemuteran diharapkan dapat menginspirasi desa-desa wisata lainnya di Tanah Air untuk terus mengembangkan pariwisata yang berorientasi pada keberlanjutan, pelestarian budaya, dan kesejahteraan masyarakat lokal.
(Hafidah Rismayanti/Aak)










