BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Jumlah korban meninggal dunia terus bertambah pada bencana longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Selasa (27/1/2026) malam. Hari keempat proses pencarian, tim gabungan berhasil menemukan total 50 jenazah korban.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 34 jenazah telah berhasil diidentifikasi oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Barat. Sementara sisanya masih menjalani proses identifikasi lanjutan di pos DVI.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jawa Barat, Komisaris Besar Polisi Hendra Rochmawan, mengatakan perkembangan terbaru hasil operasi pencarian dan evakuasi korban longsor Pasirlangu.
“Update terakhir malam ini ada kedatangan 10 kantong jenazah. Artinya, total yang sebelumnya 40 kini menjadi 50 kantong jenazah,” ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jawa Barat, Komisaris Besar Polisi Hendra Rochmawan kepada wartawan di Bandung.
Proses Identifikasi DVI Berlangsung Intensif
Hendra menegaskan meski jumlah korban terus bertambah, proses identifikasi tidak akan dihentikan. Tim DVI terus bekerja secara intensif untuk memastikan seluruh jenazah dapat dikenali dan diserahkan kepada keluarga masing-masing.
Untuk jenazah yang belum teridentifikasi, proses pemeriksaan akan terus dilakukan melalui metode antemortem dan postmortem, termasuk pencocokan data medis, sidik jari, serta ciri-ciri khusus lainnya.
“Dengan kedatangan jenazah terakhir, tentu tim akan bekerja lebih keras lagi. Seperti kemarin malam, kami bekerja hingga pukul 03.00 WIB dini hari,” ungkap Hendra.
Upaya identifikasi dilakukan secara hati-hati untuk memastikan akurasi data, mengingat kondisi sebagian jenazah mengalami kerusakan akibat tertimbun material longsor dalam waktu lama.
Puluhan Jenazah Telah Diserahkan ke Keluarga
Hingga Selasa malam, sebanyak 30 jenazah yang telah teridentifikasi telah diserahkan kepada pihak keluarga korban.
Proses penyerahan dilakukan setelah seluruh tahapan pemulasaraan jenazah selesai sesuai prosedur.
Selain itu, terdapat empat jenazah tambahan yang baru berhasil diidentifikasi dan dijadwalkan akan diserahkan kepada keluarga setelah seluruh proses postmortem dan administrasi rampung.
“Setelah dikonfirmasi kepada pihak keluarga, jenazah akan dibersihkan, dimandikan, dikafani, dan diberikan kesempatan untuk disalatkan sebelum diserahkan,” jelas Hendra.
Setelah proses pemulasaraan selesai dan jenazah dimasukkan ke dalam ambulans, tim DVI melakukan registrasi akhir serta penandatanganan berita acara penyerahan (BAP) sebagai bagian dari prosedur resmi.
Baca Juga:
Pompa Bertekanan Tinggi Jadi Andalan Damkar Kota Bandung Cari Korban Longsor Cisarua
Deretan Fakta 23 Anggota TNI Korban Longsor Cisarua Bandung Barat
Operasi Pencarian Masih Berlanjut
Hendra menegaskan bahwa hingga saat ini, operasi pencarian dan evakuasi korban longsor Pasirlangu masih terus berlangsung. T
im gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Basarnas, BPBD, relawan, serta unsur pemerintah daerah masih menyisir area terdampak longsor.
Medan yang sulit, kondisi tanah yang labil, serta cuaca yang tidak menentu menjadi tantangan tersendiri dalam proses pencarian.
Meski demikian, tim di lapangan tetap melanjutkan upaya evakuasi dengan mengedepankan keselamatan personel.
“Penegasan terakhir hari ini, jumlah korban yang ditemukan adalah 50 kantong jenazah,” tegas Hendra.
Di sisi lain, keluarga korban masih menanti kabar kepastian nasib anggota keluarganya di posko-posko pencarian.
Suasana duka menyelimuti Desa Pasirlangu seiring proses pencarian yang masih berlangsung dan kemungkinan ditemukannya korban tambahan.
(Dist)











