BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Tim SAR Gabungan terus melaksanakan kegiatan pencarian korban longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.
Faktor cuaca yang kondusif dimanfaatkan petugas secara optimal, khususnya untuk pekerjaan teknis di sektor-sektor dengan tingkat kesulitan tinggi. Namun Tim SAR ttetap harus berjibaku di medan yang tidak mudah tanah labil, jalur terjal, sulit dilewati, dan penuh risiko.
“Hingga Kamis (5/2/2026) pukul 17.30 WIB, total hasil Operasi SAR adalah sebanyak 94 kantong jenazah/bodypack. Adapun berdasarkan rilis terbaru dari Tim DVI, hingga (5/2/2026) pukul 06.00 WIB, telah dilakukan identifikasi terhadap 70 jiwa dari 73 kantong jenazah/bodypack. Adapun 19 kantong jenazah/bodypack masih proses identifikasi,” tulis @kantorsar_bandung, dikutip pada Jumat (6/2/2026).
Baca Juga:
Pemkab Bandung Barat Siapkan 3 Titik Lahan Hunian Tetap bagi Korban Longsor Cisarua
Update Longsor Cisarua Hari ke-11: 85 Kantong Jenazah Berhasil Dievakuasi, 66 Jiwa Terindentifikasi
Operasi SAR tetap dilaksanakan secara terukur, adaptif, dan berorientasi pada keselamatan. Seiring dengan dinamika lapangan dan fase operasi yang berjalan, dilakukan penyesuaian jumlah sumber daya, baik personel maupun alat utama. Penyesuaian ini merupakan bagian dari pengendalian operasi agar tetap efektif, efisien, dan aman, tanpa mengurangi kualitas upaya pencarian.
Tim juga melaksanakan konfirmasi data perkiraan posisi rumah dan korban sebelum terjadinya longsor kepada penyintas yang merupakan RT setempat pada area Worksite A2 dan B2, untuk memastikan bahwa data awal tepat dan sesuai agar pelaksanaan dapat lebih terarah kepada penemuan target.
Meski terdapat penyesuaian kekuatan, semangat, disiplin, dan koordinasi Tim SAR Gabungan tetap terjaga, serta seluruh unsur masih bekerja sesuai peran dan tanggung jawab masing-masing di bawah satu sistem komando.











