JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Dunia olahraga bela diri Indonesia kehilangan salah satu sosok sentralnya setelah Indra Kartasasmita, pendiri Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (Perkemi), meninggal dunia pada Rabu pukul 01.29 WIB di Jakarta.
Kepergian Indra tak hanya menjadi duka bagi keluarga besar kempo, tetapi juga meninggalkan jejak panjang dalam sejarah perkembangan olahraga bela diri di Tanah Air. Selama puluhan tahun, ia dikenal sebagai figur yang konsisten membangun fondasi organisasi sekaligus mencetak generasi atlet.
Kabar wafatnya disampaikan oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat. Ketua Umum KONI, Marciano Norman, menyebut Indra sebagai tokoh yang memiliki dedikasi luar biasa.
“Almarhum mendirikan PB Perkemi dan terus aktif dalam proses pembinaan atlet hingga akhir hayatnya,” ujar Marciano.
Ia juga mengungkapkan bahwa semangat Indra tidak pernah surut, bahkan saat kondisi kesehatannya menurun. Hal itu terlihat ketika pengurus KONI menjenguknya, di mana almarhum masih menunjukkan antusiasme tinggi terhadap perkembangan olahraga kempo.
Baca Juga:
Viral Aksi Tak Respect Pelatih Silat Vietnam Ke Pelatih Silat Indonesia
Perjalanan panjang Indra dimulai sejak 1966, saat ia bersama Ginanjar Kartasasmita dan almarhum Utin Sahraz mendirikan organisasi kempo di Indonesia yang kala itu bernama Persaudaraan Bela Diri Kempo Indonesia. Organisasi tersebut kemudian berkembang dan resmi berganti nama menjadi Perkemi pada 2014.
Di bawah peran para pendirinya, kempo mulai dikenal luas dan dipertandingkan melalui Kejuaraan Nasional pada 1970. Perkembangannya terus berlanjut hingga akhirnya menjadi cabang olahraga resmi dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) sejak 1977.
Kini, organisasi tersebut juga telah menjadi bagian dari World Shorinji Kempo Organization (WSKO), yang menandakan kiprah kempo Indonesia di tingkat internasional.
Jenazah almarhum rencananya disemayamkan di Pusat Pendidikan dan Latihan (Pusdiklat) Perkemi di Pondok Gede, Jakarta, sebagai bentuk penghormatan terakhir atas dedikasi panjangnya bagi dunia olahraga Indonesia.