Penetapan awal Ramadhan 1447 Hijriah: Kemenag Pantau Hilal di 96 Titik, Muhammadiyah 18 Februari 2026

Ramadhan dua kali di tahun 2030
bdkpalembang
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA. ID – Penetapan awal Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi berpotensi kembali memunculkan perbedaan awal puasa di tengah masyarakat. Pemerintah melalui Kementerian Agama akan menggelar rukyatul hilal di 96 titik di seluruh Indonesia pada 17 Februari 2026, yang hasilnya akan dibahas dalam sidang isbat sebagai penentu resmi awal Ramadhan.

Sementara Itu, Muhammadiyah telah lebih dulu menetapkan bahwa 1 Ramadhan 1447 H jatuh pada Rabu Legi, 18 Februari 2026, berdasarkan metode hisab hakiki dan sistem Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT).

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag, Abu Rokhmad, menegaskan bahwa sidang isbat menjadi ruang temu berbagai pendekatan keilmuan dalam penentuan awal bulan hijriah.

“Sidang isbat mempertemukan data hisab dengan hasil rukyatul hilal. Pemerintah memastikan proses penetapan awal Ramadan dilakukan secara ilmiah, transparan, dan melibatkan seluruh unsur terkait,” ujarnya, dikutip dari Antara, Sabtu (7/2/2026).

Baca Juga:

Tentukan Awal Ramadhan, Kemenag Pantau Hilal di 124 Titik Seluruh Indonesia

Secara astronomis, hasil hisab menunjukkan bahwa hilal pada 17 Februari 2026 berada di bawah ufuk di seluruh wilayah Indonesia saat matahari terbenam. Posisi ini tidak memenuhi kriteria visibilitas MABIMS, yang selama ini menjadi acuan pemerintah dalam penetapan awal bulan hijriah.

Kondisi ini memperkuat indikasi bahwa rukyat secara faktual sulit menghasilkan laporan hilal terlihat, sehingga keputusan sidang isbat diperkirakan akan mengarah pada penetapan Ramadhan yang sama dengan hasil hisab pemerintah.

Namun, dinamika perbedaan tetap terbuka karena adanya perbedaan sistem kalender yang digunakan ormas Islam, khususnya penerapan Kalender Hijriah Global oleh Muhammadiyah yang tidak mensyaratkan visibilitas lokal.

Abu Rokhmad menegaskan bahwa pemerintah tetap mengedepankan prinsip persatuan dan musyawarah dalam penetapan hari besar keagamaan.

“Keputusan akhir akan kami sampaikan kepada masyarakat sebagai pedoman bersama umat Islam di Indonesia,” katanya.

Sidang isbat yang akan digelar di Auditorium H.M. Rasjidi Kemenag ini dihadiri lintas lembaga dan otoritas keagamaan nasional, mulai dari MUI, BMKG, MA, DPR, BRIN, BIG, pakar falak, hingga pimpinan ormas Islam.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Spanyol
Prediksi Skor Peru vs Spanyol: La Roja Bidik Kemenangan dalam Laga Uji Coba Internasional
bank bjb Dorong Sport Tourism Lewat Kesuksesan Suroboyo 10K di Kota Surabaya
bank bjb Dukung Sport Tourism dan Gaya Hidup Sehat via Suroboyo 10K di Kota Surabaya
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Tingkat RT
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Tingkat RT
SPMB Kota Bandung
Pendaftaran SPMB Kota Bandung Jenjang SD dan SMP Tahap 1 2026 Dibuka
Pemprov Jabar Raih Penghargaan Pemda Terbaik Penggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
Pemprov Jabar Raih Penghargaan Pemda Terbaik Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
Berita Lainnya

1

7 Aplikasi Menambah Like TikTok Gratis

2

Prediksi Skor Peru vs Spanyol: La Roja Bidik Kemenangan dalam Laga Uji Coba Internasional

3

4

Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025

5

Mursyid Asal Surabaya Dukung Gus Farkhan Evendi Jadi Utusan Presiden
Headline
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri