BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Setelah menerima laporan dari Polda Jabar, I-League selaku operator kompetisi Super League 2025/26 akhirnya mengubah status pertandingan antara Persib versus Borneo FC. I-League secara resmi mengubah status laga Persib versus Borneo FC menjadi ditunda.
Hal ini disampaikan I-League dalam surat bernomor 1279/LI-COR/VIII/2025 perihal Penetapan Status Pertandingan Kompetisi BRI Super League 2025/26 Bandung vs Borneo FC Samarinda. Surat ini ditujukan langsung kepada manajemen kedua kesebelasan.
Perubahan status pertandingan ini merujuk kepada 3 aspek:
- Pasal 23 ayat 6 Regulasi Kompetisi BRI Super League 2025/26 tentang Jadwal Pertandingan.
- Surat Kepolisian Daerah Jawa Barat nomor : B/3210/VIII/PAM.3.3./2025 Roops perihal Permohonan Penundaan Pertandingan Sepakbola Persib vs Borneo FC tanggal 29 Agustus 2025.
- Surat Persib Bandung nomor : 308/DIR-PBB/VIII/2025 perihal Permohonan Penundaan Pertandingan Sepakbola BRI Super League 2025/26 Persib Bandung vs Borneo FC tanggal 29 Agustus 2025.
“Menindaklanjuti rujukan tersebut di atas, setelah meninjau dan mempertimbangkan fakta serta kondisi di lapangan yang tidak kondusif, dengan ini ditetapkan bahwa pertandingan antara Persib
Bandung vs Borneo FC Samarinda pada tanggal 31 Agustus 2025 ditunda sampai dengan
pemberitahuan lebih lanjut,” tulis surat tersebut.
Baca Juga:
Alasan Keamanan, Persib Vs Borneo FC Hampir Dipastikan Tertunda
Sehubungan dengan hal tersebut, diimbau kepada klub tuan rumah untuk segera berkoordinasi dan menindaklanjuti keputusan ini dengan seluruh pihak terkait sesuai ketentuan yang berlaku.
Hal ini juga diperkuat dengan penjelasan Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Hendra Rochmawan. Pihaknya mewakili Polda Jabar menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pihak atas tetundanya laga ini.
“Bisa selesaikan dengan baik dan damai. Dan kami sampaikan bahwa untuk kegiatan saat ini yaitu pengamanan Persib dengan Borneo kami mohon maaf bahwa saat ini kami sedang siaga satu. Dan juga situasi yang belum kondusif, sehingga ada pemunduran waktu. Sehingga para Bobotoh agar bisa untuk bersabar diri,”
“Dan nanti pada waktunya akan kita laksanakan penyelenggaraan sepak bola dan melakukan pengamanan. Demikian imbauan dari kami dan kepada seluruh masyarakat agar tidak memperkeruh situasi kondisi yang ada di Jawa Barat. Ingat kita memiliki suatu tujuan Jawa Barat yang istimewa. Istimewa orangnya dan istimewa daerahnya.” tutupnya. (RF/_Usk)










