Pertemuan AHY-Puan, Dua Sekjen Parpol Bahas Agenda

Pertemuan AHY-Puan
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrat, Teuku Riefky Harsya, dan Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, telah melakukan pertemuan yang menarik perhatian publik.(net)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA,TM.ID : Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrat, Teuku Riefky Harsya, dan Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, telah melakukan pertemuan yang menarik perhatian publik.

Pertemuan ini membahas rencana pertemuan antara Puan Maharani dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dua tokoh muda yang memiliki peran penting dalam dunia politik Indonesia.

“Kami sangat antusias membicarakan rencana pertemuan Mbak Puan dan Mas AHY, namun kami tetap menjaga etika politik dan saling menghormati posisi saat ini, masing-masing partai terkait kontestasi Pemilihan Presiden 2024,” kata Teuku Riefky di Jakarta, Minggu (12/6/2023).

Pertemuan tersebut dilakukan di Kawasan Blok M, Jakarta, sambil menikmati hidangan khas Ayam Goreng. Turut hadir dalam pertemuan itu Ketua Fraksi PDIP DPR RI, Utut Adianto.

“Kami diskusi santai membicarakan banyak hal mulai dari sistem demokrasi di negara kita hingga suka-dukanya mengurus partai politik,” ujarnya lagi.

Teuku Riefky menekankan bahwa rencana pertemuan antara Puan dan AHY akan memberikan contoh yang baik bagi generasi muda dan menjadi angin segar bagi dunia politik di Indonesia.

Puan Maharani saat ini menjabat sebagai Ketua DPP PDI Perjuangan dan Ketua Tim Pemenangan calon presiden, Ganjar Pranowo. Sementara itu, Agus Harimurti Yudhoyono merupakan Ketua Umum Partai Demokrat dan merupakan pengusung calon presiden Anies Baswedan dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan.

Untuk diketahui bahwa pendaftaran bakal calon presiden dan calon wakil presiden dijadwalkan akan dilakukan antara tanggal 19 Oktober hingga 25 November 2023.

BACA JUGA: Hasto Sebut PDIP sudah Kantongi Kandidat Capres

Menurut Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum, pasangan calon presiden dan wakil presiden diusulkan oleh partai politik atau gabungan partai politik peserta pemilu yang memenuhi persyaratan perolehan kursi minimal 20 persen dari total jumlah kursi DPR atau memperoleh 25 persen suara sah secara nasional pada pemilu anggota DPR sebelumnya.

Dengan total 575 kursi di parlemen, pasangan calon presiden dan wakil presiden pada Pemilihan Presiden 2024 harus mendapatkan dukungan minimal 115 kursi di DPR RI.

Alternatifnya, pasangan calon tersebut dapat diusung oleh partai politik atau gabungan partai politik peserta Pemilu 2019 dengan total perolehan suara sah minimal 34.992.703 suara.

Pertemuan antara Puan Maharani dan Agus Harimurti Yudhoyono ini menandai langkah penting dalam menjalin dialog politik yang sehat dan membangun. Semoga pertemuan ini dapat membuka jalan bagi kerjasama yang lebih luas dan saling mendukung di tengah persaingan politik yang kompetitif.

(Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

2

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

3

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

4

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

5

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia
Headline
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru