Perundungan Maut di Pesantren Wonogiri, Santri 12 Tahun Tewas Dianiaya

santri tewas wonogiri
Ilustrasi. (X/arianiaout)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Tragedi memilukan terjadi di sebuah pondok pesantren di Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah. Seorang santri berinisial MMA (12) meninggal dunia setelah diduga mengalami perundungan dan penganiayaan oleh sesama santri.

Kasatreskrim Polres Wonogiri, Iptu Agung Sadewo, mengungkapkan bahwa penyidik telah menetapkan empat anak sebagai tersangka dalam kasus tersebut. Keempatnya masing-masing berinisial AG (14), AL (14), A (9), dan NS (11), yang diketahui merupakan santri di pesantren yang sama dengan korban.

“Penetapan tersangka dilakukan setelah kami melaksanakan rekonstruksi kejadian pada Selasa, 23 Desember 2025 sekitar pukul 14.00 WIB,” ujar Iptu Agung Sadewo, melansir Merdeka, Kamis (25/12/2025).

Rekonstruksi tersebut berlangsung di kamar pondok pesantren, yang menjadi lokasi terjadinya kekerasan. Dalam proses itu, para tersangka memperagakan sebanyak 26 adegan yang menggambarkan rangkaian peristiwa sejak awal hingga korban ditemukan dalam kondisi kritis.

Menurut Agung, hasil rekonstruksi menunjukkan kecocokan antara keterangan para pelaku dengan temuan penyidik. Namun demikian, polisi masih membuka kemungkinan adanya perkembangan baru seiring pemeriksaan lanjutan terhadap saksi maupun tersangka.

Kasus ini menjadi perhatian khusus karena seluruh pihak yang terlibat, baik korban maupun pelaku masih berusia di bawah umur. Oleh sebab itu, penanganan perkara dilakukan sesuai dengan ketentuan sistem peradilan pidana anak, dengan melibatkan Balai Pemasyarakatan, Kementerian Sosial, serta pendampingan penasihat hukum.

Berdasarkan hasil penyidikan sementara, MMA diketahui mengalami perundungan dan penganiayaan sejak Sabtu, 13 Desember 2025, yang berlanjut hingga Minggu, 14 Desember 2025. Seluruh tindakan kekerasan tersebut terjadi di dalam kamar pondok pesantren.

“Akibat penganiayaan tersebut, korban meninggal dunia pada Senin, 15 Desember 2025,” ungkap Agung.

Baca Juga:

Natal 2025, Kemenimipas Berikan Remisi kepada 15.235 Warga Binaan

Penyidik juga masih mendalami kondisi kamar tempat kejadian, termasuk jumlah santri yang berada di dalam ruangan saat peristiwa berlangsung. Pihak pengelola pesantren disebut belum dapat memastikan jumlah penghuni kamar karena santri kerap berpindah tempat tidur.

Tak hanya fokus pada para pelaku, Polres Wonogiri turut menyelidiki kemungkinan adanya unsur kelalaian dari pihak pengelola pondok pesantren. Hingga kini, setidaknya 15 saksi telah diperiksa, termasuk empat pengurus pesantren dan seorang pengawas kegiatan berinisial B.

“Kami masih menggali apakah ada kelalaian dalam penerapan SOP, terutama terkait pengawasan terhadap aktivitas para santri,” kata Agung.

Kasus ini menjadi pengingat serius akan pentingnya pengawasan, pencegahan perundungan, serta perlindungan anak di lingkungan pendidikan dan keagamaan, agar tragedi serupa tidak kembali terulang.

(Dist)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Spanyol
Prediksi Skor Peru vs Spanyol: La Roja Bidik Kemenangan dalam Laga Uji Coba Internasional
bank bjb Dorong Sport Tourism Lewat Kesuksesan Suroboyo 10K di Kota Surabaya
bank bjb Dukung Sport Tourism dan Gaya Hidup Sehat via Suroboyo 10K di Kota Surabaya
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Tingkat RT
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Tingkat RT
SPMB Kota Bandung
Pendaftaran SPMB Kota Bandung Jenjang SD dan SMP Tahap 1 2026 Dibuka
Pemprov Jabar Raih Penghargaan Pemda Terbaik Penggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
Pemprov Jabar Raih Penghargaan Pemda Terbaik Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
Berita Lainnya

1

Jembatan Cirahong, Satu-satunya Jembatan Susun di Indonesia

2

7 Aplikasi Menambah Like TikTok Gratis

3

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

4

5

Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025
Headline
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri