Plat Merah Mobil Dinas Suzuki Jimny Pemkab Bogor Diubah ASN Jadi Hitam, Bupati Geram!

Mobil Dinas Pemkab Bogor
(Instagram Pemkab Bogor)
-

Tidak ada video disisipkan.

BOGOR, TEROPONGMEDIA.ID — Bupati Bogor, Jawa Barat, Rudy Susmanto, geram atas penyalahgunaan enam unit mobil dinas oleh sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor.

Enam unit mobil dinas jenis Suzuki Jimny tiga pintu yang seharusnya digunakan untuk pelayanan publik itu justru dipakai secara tidak semestinya oleh beberapa kepala bidang di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

Beberapa di antaranya bahkan telah mengganti plat nomor dari merah ke hitam. Rudy mengungkapkan hal itu saat apel kendaraan di Pakansari, Rabu (7/5/2025).

Rudy mengaku baru mengetahui keberadaan mobil-mobil tersebut, yang ternyata dibeli pada tahun 2023 dengan harga pasar Rp400–500 juta per unit.

“Setelah tahu, saya langsung tarik dan alihfungsikan jadi mobil patroli,” tegas Rudy, seperti dilansir Antara.

Keenam Suzuki Jimny tiga pintu itu kini digunakan untuk mendukung operasional Satpol PP, Dinas Perhubungan (Dishub), taman DPKPP, Stadion Pakansari, sosialisasi Command Center 112, serta BPBD dan Damkar.

Bupati menegaskan bahwa aset negara harus digunakan sesuai aturan dan etika. Pasalnya, mobil itu dibeli dengan uang rakyat.

“Tidak etis kalau hanya dipakai kepala bidang. Harusnya untuk pelayanan publik,” ujarnya.

Sebagai penanda, kini stiker “mobil patroli” telah dipasang pada kendaraan-kendaraan tersebut.

BACA JUGA

196 Mobil Dinas Pemkab Indramayu Hilang Misterius, Bupati Lucky Pusing!

Rumor Rute Konvoi Persib, Kawasan Gedebage Jadi Titik Akhir 

Kebijakan ini juga sejalan dengan arahan Monitoring Center for Prevention (MCP) KPK yang menekankan penggunaan kendaraan dinas sesuai tugas dan Surat Keputusan (SK) penempatan.

Rudy pun mengajak semua pihak mendukung upaya peningkatan pelayanan, infrastruktur, dan citra daerah. Jangan sampai kasus mobil dinas digunakan untuk pribadi ASN Pemkab Bogor kembali terulang.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Kami butuh peran semua pihak,” pungkasnya.

(Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
DJP
DJP Dukung UMKM Naik Kelas via PP Nomor 20 Tahun 2026
Bupati Bandung Siapkan Langkah Terpadu Tangani Banjir, Sampah, dan Krisis Air saat Kemarau
Bupati Bandung Siapkan Langkah Terpadu Tangani Banjir, Sampah, dan Krisis Air saat Kemarau
Spanyol
Prediksi Skor Peru vs Spanyol: La Roja Bidik Kemenangan dalam Laga Uji Coba Internasional
bank bjb Dorong Sport Tourism Lewat Kesuksesan Suroboyo 10K di Kota Surabaya
bank bjb Dukung Sport Tourism dan Gaya Hidup Sehat via Suroboyo 10K di Kota Surabaya
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Tingkat RT
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Tingkat RT
Berita Lainnya

1

Jembatan Cirahong, Satu-satunya Jembatan Susun di Indonesia

2

3

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

4

Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025

5

Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik
Headline
Puluhan Warga Kota Bandung Antusias Ikuti Program Padat Karya Tematik 2026
Puluhan Warga Kota Bandung Antusias Ikuti Program Padat Karya Tematik 2026
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik