JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Kapolri Listyo Sigit Prabowo memaparkan hasil analisis dan evaluasi kecelakaan lalu lintas menjelang arus mudik Lebaran 2026. Ia menyebut rentang waktu pukul 09.00 hingga 12.00 menjadi periode paling rawan kecelakaan.
Data tersebut disampaikan dalam rapat koordinasi lintas sektoral kesiapan Operasi Ketupat 2026 yang digelar di Gedung STIK-PTIK, Jakarta, Senin.
Berdasarkan hasil analisis dan evaluasi (anev) laka, tercatat 532 kejadian kecelakaan terjadi pada rentang waktu tersebut. Jam tersebut dinilai rawan karena meningkatnya aktivitas masyarakat di jalan, baik untuk bekerja, perjalanan antar kota, maupun mobilitas harian lainnya.
“Selain faktor kepadatan lalu lintas, kondisi pengemudi juga berpengaruh terhadap meningkatnya angka kecelakaan pada jam tersebut,” ujar Sigit, dikutip dari Antara, Selasa (3/2/2026).
Baca Juga:
Antisipasi Lonjakan Mobilitas Lebaran 2026, Kemenhub Siapkan Skema Terpadu
Dari sisi penyebab, faktor paling dominan adalah kegagalan menjaga jarak aman dengan total 1.156 kasus. Selain itu, kelalaian memperhatikan kendaraan di depan serta faktor kecepatan turut menjadi penyebab utama kecelakaan.
Kapolri juga menyoroti faktor kelelahan dan kantuk saat berkendara, khususnya dalam perjalanan jarak jauh, yang masih kerap memicu insiden lalu lintas.
Meski demikian, Polri mencatat tren positif berdasarkan evaluasi terbaru. Jumlah kecelakaan mengalami penurunan 31,43 persen, sementara angka korban meninggal dunia turun hingga 53,24 persen. Korban luka berat berkurang 7,19 persen, dan luka ringan turun 27,85 persen dibandingkan periode sebelumnya.
“Walaupun terjadi penurunan, masih ada jam-jam tertentu yang menjadi titik rawan dan harus mendapat perhatian serius,” kata Sigit.
Ia menegaskan, hasil analisis tersebut akan menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat strategi pengamanan dan sosialisasi keselamatan lalu lintas menjelang arus mudik dan balik Lebaran yang diprediksi memiliki mobilitas tinggi.
Polri berencana menggencarkan kampanye keselamatan, pengawasan di titik rawan, serta peningkatan patroli pada jam-jam berisiko tinggi.
Sebagai informasi, Polri akan menggelar Operasi Ketupat mulai 13 hingga 25 Maret 2026 dengan mengusung tagline “Mudik Aman dan Keluarga Bahagia”. Ratusan ribu personel gabungan dikerahkan guna memastikan keamanan dan kelancaran masyarakat selama periode mudik Lebaran.











