Polres Gayo Lues Aceh Musnahkan 58 Ha Ladang Ganja, Warga Didorong Beralih ke Tanaman Legal

Polres Aceh musnahkan ladang Ganja
Ilustrasi. (Istockphoto)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Polres Gayo Lues, Aceh, berhasil musnahkan ladang ganja seluas 58 hektare sepanjang periode Januari hingga September 2025.

Kapolres Gayo Lues, AKBP Hyrowo, menjelaskan puluhan hektare ladang ganja tersebut tersebar di sejumlah titik, dengan sebagian besar berada di area lereng perbukitan.

“Sepanjang 2025 ini, jajaran Polres Gayo Lues mengungkap dan memusnahkan ladang ganja dengan total luas mencapai 58 hektare. Penemuan ladang ganja ini berkat dukungan dan informasi masyarakat,” katanya, dikutip dari Antara, Selasa (7/10/2025).

Hyrowo mengatakan sebagian besar ladang ganja tersebut berlokasi di Kecamatan Agusen, Kabupaten Gayo Lues. Tanaman ilegal itu ditanam di kawasan yang sulit diakses, terutama di lereng-lereng pegunungan.

Ia menyesalkan adanya praktik penanaman ganja yang melibatkan warga setempat yang dimanfaatkan oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab dari luar Aceh. Berdasarkan hasil penyelidikan, para pelaku diketahui berasal dari wilayah Sumatera Utara.

“Ini yang kami sayangkan, masyarakat hanya menjadi korban. Oknum-oknum tersebut memanfaatkan masyarakat menanam ganja dan kemudian menyelundupkan ke Sumatera Utara untuk diedarkan,” katanya.

Karena itu, Hyrowo mengimbau masyarakat Kabupaten Gayo Lues agar tidak lagi terlibat atau dimanfaatkan oleh para bandar narkotika untuk menanam ganja. Ia mendorong warga beralih menanam komoditas bernilai ekonomi seperti kopi, kakao, dan tanaman produktif lainnya.

Baca Juga:

Ladang Ganja di Blitar: Pelaku Jual Bibit hingga Pohon Hidup

Polisi Ungkap Ladang Ganja Seluas 25 Hektare di Aceh

Menurutnya, pengalihan tanaman tersebut merupakan langkah penting untuk memutus rantai pasokan ganja. Jika rantai distribusi bisa dihentikan, maka banyak masyarakat dapat diselamatkan dari dampak buruk serta ancaman penyalahgunaan tanaman terlarang itu.

“Kami mengajak masyarakat bersama aparatur desa untuk bergotong royong memberantas penanaman ganja. Jangan mau lagi dijadikan korban demi kepentingan jaringan narkotika, khususnya peredaran ganja,” tegas Hyrowo.

(Virdiya/Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Spanyol
Prediksi Skor Peru vs Spanyol: La Roja Bidik Kemenangan dalam Laga Uji Coba Internasional
bank bjb Dorong Sport Tourism Lewat Kesuksesan Suroboyo 10K di Kota Surabaya
bank bjb Dukung Sport Tourism dan Gaya Hidup Sehat via Suroboyo 10K di Kota Surabaya
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Tingkat RT
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Tingkat RT
SPMB Kota Bandung
Pendaftaran SPMB Kota Bandung Jenjang SD dan SMP Tahap 1 2026 Dibuka
Pemprov Jabar Raih Penghargaan Pemda Terbaik Penggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
Pemprov Jabar Raih Penghargaan Pemda Terbaik Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
Berita Lainnya

1

Jembatan Cirahong, Satu-satunya Jembatan Susun di Indonesia

2

3

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

4

Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025

5

7 Aplikasi Menambah Like TikTok Gratis
Headline
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri