BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Prabowo Subianto melakukan reshuffle di Kabinet Merah Putih, resmi ganti lima Menteri termasuk salah satunya Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani.
Menteri Sekretariat Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi membenarkan terakait pergantian jabatan menteri di Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
“Bapak presiden memutuskan untuk melakukan perubahan susunan kabinet merah putih pada beberapa jabatan kementerian,” jelas Mensesneg Prasetyo Hadi dalam konferensi pers, Senin (8/9/2025).
Meskipun begitu, belum ada pernyataan resmi terkait alasan Presiden memutuskan untuk mengganti posisi Menteri Keuangan. Namun, Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa penggantian Sri mulyani oleh Presiden telah melalui berbagai pertimbangan, masukan dan evaluasi.
Adapun kursi yang ditinggalkan oleh Sri Mulyani akan digantikan oleh Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Purbaya Yudhi Sadewa.
Baca Juga:
Sebelumnya, nama Sri Mulyani turut terseret dalam aksi demo yang terjadi pada akhir Agustus lalu karena kebijakannya dinilai tidak sesuai dengan harapan rakyat.
Puncaknya, rumah Sri Mulyani ikut menjadi sasaran aksi penjarahan oleh sekelompok orang tak dikenal pada Minggu (31/8) lalu.
Sri Mulyani menyampaikan rasa kekecewaannya terhadap aksi penjarahan tersebut melalui sebuah unggahan sosial media. Ia menyatakan kesedihannya, terlebih terhadap sebuah lukisan miliknya yang ikut raib dijarah.
Sri Mulyani menuturkan bahwa lukisan itu mengandung makna yang sangat dalam. Lukisan tersebut disebutnya sebagai hasil dan simbol perenungan serta kontemplasi dirinya.
“Lukisan bunga itu telah raib lenyap seperti lenyapnya rasa aman, rasa kepastian hukum, dan rasa perikemanusiaan yang adil dan beradab di bumi Indonesia,” ujar Sri Mulyani.
Dalam pesannya pekan lalu, ia pun mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat umum yang telah menyampaikan masukan, kritikan, sindiran bahkan makian dan juga nasihat.
“Juga doa dan semangat untuk kami berbenah diri. Itu adalah bagian dari proses membangun Indonesia,” ujarnya.
Ungkapan tersebut seakan-akan memberikan sinyal kuat bahwa Sri Mulyani tidak akan melanjutkan jabatannya sebagai menteri. Meskipun begitu, tidak dijelaskan secara eksplisit oleh Presiden perihal alasan pergantian di kursi Kementerian Keuangan tersebut.
(Raidi/Budis)











