BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah di Kabupaten Bandung akan mengalami hujan ringan pada Kamis (19/3/2026) hingga Jumat (20/3/2026), setelah pada Rabu (18/3/2026) didominasi kondisi berawan.
Berdasarkan prakiraan cuaca BMKG melalui situs websitenya, sejumlah kecamatan seperti Cileunyi, Cimenyan, Cilengkrang, Bojongsoang, dan Margahayu diperkirakan berawan pada Rabu dengan suhu udara berkisar antara 19 hingga 27 derajat Celsius dan tingkat kelembapan 62–97 persen.
Sementara itu pada Kamis (19/3), kondisi cuaca di wilayah tersebut diprediksi berubah menjadi hujan ringan dengan suhu udara berkisar 19–29 derajat Celsius dan kelembapan 48–98 persen. Cuaca serupa juga diperkirakan masih berlanjut hingga Jumat (20/3) dengan suhu berkisar 18–28 derajat Celsius serta kelembapan udara mencapai 57–97 persen.
BMKG juga memprakirakan hujan ringan pada sejumlah kecamatan lain di Kabupaten Bandung bagian timur dan selatan seperti Cicalengka, Nagreg, Cikancung, Rancaekek, dan Majalaya dalam dua hari ke depan.
Wilayah dataran tinggi seperti Pangalengan, Kertasari, Ciwidey, dan Rancabali diprakirakan memiliki suhu lebih sejuk, berkisar antara 13 hingga 23 derajat Celsius dengan kelembapan udara relatif tinggi hingga 99 persen.
BMKG–BNPB Gencarkan Modifikasi Cuaca di Cisarua, Hujan Ekstrem Capai 200 Mm Sehari
Sementara itu, wilayah lain seperti Dayeuhkolot, Baleendah, Soreang, Kutawaringin, serta Katapang juga diprakirakan mengalami pola cuaca yang sama, yakni berawan pada Rabu kemudian hujan ringan pada Kamis dan Jumat.
BMKG juga memperkirakan pada Sabtu (21/3/2026) hampir seluruh wilayah di Kabupaten Bandung berpotensi mengalami hujan ringan. Potensi hujan tersebut diperkirakan merata di berbagai kecamatan, termasuk Baleendah, Soreang, Kutawaringin, Katapang, hingga Solokanjeruk.
Potensi hujan dapat terjadi pada siang hingga sore hari, terutama bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan maupun pengguna jalan di wilayah Kabupaten Bandung.
Selain itu, kelembapan udara yang relatif tinggi di sebagian besar wilayah berpotensi menimbulkan udara terasa lebih lembap dan dingin, terutama di daerah pegunungan.
BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk memantau pembaruan informasi cuaca secara berkala melalui kanal resmi lembaga tersebut guna mengantisipasi perubahan kondisi cuaca yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
(Magang UIN Sunan Gunung Djati/Muhammad Dewa Egi Maulana)











