BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Rivalitas paling panas di MPL Filipina akan kembali membara di panggung M7 World Championship. Aurora Gaming PH dan Team Liquid PH, dua wakil Filipina yang baru saja berhadapan di final MPL Philippines Season 16, akan bertemu kembali dalam format Best of 1 di Swiss Stage Round 1, Sabtu (10/1/2026) pukul 20.00 WIB di XO Hall MPL Arena, Jakarta Barat.
Bagi Aurora, ini adalah kesempatan membalaskan kekalahan telak 0-4 yang mereka terima di final MPL PH Season 16 hanya dua bulan lalu. Sementara bagi Team Liquid, ini adalah ujian untuk membuktikan bahwa dominasi mereka di kandang bukan sekadar kebetulan—mereka datang ke M7 dengan misi menyelesaikan “Golden Road” setelah menyapu semua gelar domestik dan regional.
Duel antara Juara dan Runner-Up yang Haus Pembuktian
Team Liquid PH datang sebagai juara bertahan MPL PH dengan tiga gelar berturut-turut di tangan mereka. Diperkuat oleh KarlTzy yang dijuluki “The GOAT” dan “Face of MLBB”, mereka memiliki roster yang nyaris sempurna: Oheb sebagai Gold Laner, Sanford di EXP Lane, Sanji sebagai Mid Laner, dan Jaypee sebagai Roamer. Team Liquid telah menjadi mesin kemenangan yang sulit dihentikan, dengan chemistry yang terbangun dari pengalaman bersama sejak era ECHO.
Aurora Gaming PH, meski datang sebagai runner-up MPL PH, tetapi mereka datang dengan ambisi yang sama besarnya. Roster mereka terdiri dari Demonkite Jungler, Domengkite sebagai Gold Laner, Edward di EXP Lane, Yue sebagai Mid Laner dan Light sebagai Roamer. Dibawah arahan Coach Master the Basics yang baru saja membawa mereka ke final MPL PH, Aurora membuktikan mereka tim yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Mereka bahkan pernah mengalahkan Team Liquid 2-1 di regular season MPL PH Season 16 dalam pertandingan yang dramatis.
Baca Juga:
Prediksi Juara M7 World Championship MLBB: ONIC ID hingga Team Liquid PH Jadi Unggulan
Duel Pembuka Swiss Stage M7 World Championship MLBB : ONIC ID Siap Gilas Boostgate Esports?
Battle of Styles: Konsistensi Versus Momentum Comeback
Team Liquid dikenal dengan eksekusi yang sangat rapi dan minim kesalahan. Mereka adalah tim yang bermain dengan kepala dingin, dan jarang memberikan peluang comeback kepada lawan. Duo “SanSan” (Sanford dan Sanji) memiliki chemistry yang luar biasa dalam mengatur tempo permainan, sementara duo “Babycakes” (KarlTzy dan Oheb) menjadi sumber damage yang mematikan di late game. KarlTzy sebagai jungler memiliki map awareness yang superior dan kemampuan shot-calling yang membuatnya layak disebut sebagai salah satu pemain terbaik di dunia.
Di sisi lain Aurora PH adalah tim yang berbahaya ketika mereka menemukan momentum. Yue sebagai mid laner yang terbukti di berbagai pertandingan penting menjadi pahlawan. Domengkite sebagai rookie yang fenomenal memiliki kemampuan mekanik yang brilian, terutama dengan hero Harith yang pernah menghancurkan Team Liquid. Gaya bermain Aurora lebih agresif dan mengandalkan snowball dari early-to-mid game.
Yang membuat pertandingan ini lebih menarik: kedua tim sangat mengenal satu sama lain. Mereka sudah berhadapan berkali-kali di MPL Philippines, dan Aurora paham betul kelemahan Team Liquid. Mereka hanya perlu mengeksekusinya dengan sempurna dalam satu game yang menentukan.
Prediksi: Liquid difavoritkan, tapi Aurora patut diperhitungkan
Team Liquid PH adalah favorit mutlak dalam pertandingan ini. Mereka baru saja Membantai Aurora dengan skor 4-0 di grand final MPL PH Season 16, menunjukkan superioritas di semua aspek permainan. Pengalaman internasional yang lebih banyak, individual skill yang lebih stabil, dan mental juara yang telah teruji membuat mereka selangkah lebih unggul.
Namun, format BO1 adalah variabel yang berbahaya. Aurora hanya perlu satu draft yang sempurna, satu early game yang dominan, atau satu momen krusial dari Yue atau Domengkite untuk membungkam superioritas Liquid. Mereka datang dengan beban lebih ringan sebagai underdog, dan rasa sakit dari kekalahan 0-4 bisa menjadi bahan bakar yang membakar semangat mereka.
Prediksi skor akhir: Team Liquid PH 1-0 Aurora Gaming PH
Namun ekspektasi skor yang ketat—ini bukan akan menjadi pertandingan yang mudah bagi Team Liquid, dalam format BO1 satu kesalahan kecil bisa menjadi bencana besar bagi siapapun.
(Magang UIN SGD Bandung/Adit Ramadhan)










