BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Laga sengit akan tersaji pada Putaran keempat Piala FA 2025/2026, menyajikan duel yang sangat tidak seimbang antara raksasa Premier League Manchester City melawan tim kasta keempat Salford City di Stadion Etihad, Sabtu, 14 Februari 2026 pukul 22.00 WIB. Pertandingan ini bukan hanya sekadar laga sepak bola biasa, melainkan ujian berat bagi Salford City yang dimiliki oleh barisan legenda Manchester United untuk menghadapi mesin gol Manchester City yang sedang dalam performa puncak.
Manchester City datang ke pertandingan ini dengan kepercayaan diri yang sangat tinggi setelah meraih dua kemenangan beruntun di Premier League. Kemenangan 2-1 atas Liverpool dan terutama kemenangan dominan 3-0 melawan Fulham di midweek menunjukkan bahwa The Citizens berada dalam kondisi puncak. Kemenangan-kemenangan tersebut berhasil memperkecil jarak mereka dengan pemuncak klasemen Arsenal menjadi hanya tiga poin.
Tim asuhan Pep Guardiola saat ini tengah mengincar quadruple glory musim ini. Mereka sudah mengamankan tiket final Piala EFL melawan Arsenal bulan depan, masih bersaing ketat di Premier League, dan terus melaju di Liga Champions. Piala FA menjadi kompetisi ketiga yang ingin mereka taklukkan, dan perjalanan mereka dimulai dengan sangat mengesankan saat menghancurkan Exeter City 10-1 di putaran ketiga – sebuah rekor kemenangan terbesar klub dalam hampir empat dekade.
Catatan kandang City di Piala FA sangat menakjubkan. Di bawah asuhan Guardiola, mereka hampir selalu menembus fase semifinal dalam sembilan musim terakhir. Ambisi untuk mencapai final Piala FA untuk keempat kalinya secara beruntun semakin menguat, dan Salford City berdiri sebagai penghalang pertama dalam perjalanan tersebut.
Meski beberapa pemain kunci masih mengalami masalah cedera, kedalaman skuad City yang luar biasa membuat mereka tetap memiliki banyak opsi berkualitas. Josko Gvardiol dan Mateo Kovacic masih belum pulih dari cedera, sementara Jeremy Doku dan Savinho berpeluang kembali tersedia meski kondisinya belum sepenuhnya pasti. Erling Haaland diperkirakan tidak akan dimainkan setelah mengalami masalah kebugaran saat melawan Fulham, namun kehadiran Omar Marmoush yang baru saja mencetak dua gol melawan Newcastle menjadi pengganti yang sangat mumpuni.
Salford City menghadapi tantangan yang sangat berat di Etihad Stadium. Tim yang dimiliki oleh legenda Manchester United ini saat ini berada di posisi keenam klasemen League Two (kasta keempat sepak bola Inggris) dalam upaya promosi ke divisi yang lebih tinggi. Meski sedang dalam performa cukup baik dengan tingkat kemenangan 67% dalam lima pertandingan terakhir, mereka baru saja mengalami kekalahan 1-0 dari Accrington Stanley yang sedikit merusak momentum.
Perjalanan Salford ke babak keempat Piala FA merupakan pencapaian historis bagi klub. Ini adalah pertama kalinya The Ammies mencapai putaran keempat Piala FA. Mereka berhasil menyingkirkan Lincoln City lewat adu penalti sebelum mengalahkan Leyton Orient dan Swindon Town untuk mencapai tahap ini. Kemenangan atas Swindon menjadi pertandingan terakhir putaran ketiga yang ditunda seminggu karena lapangan beku.
Namun, kenangan pahit dari pertemuan terakhir dengan Manchester City masih membekas. Musim lalu di putaran ketiga Piala FA, Salford dibantai 8-0 oleh City di stadion yang sama. Kekalahan telak tersebut menjadi pengingat betapa besar kesenjangan kualitas antara kedua tim, dan tugas mereka kali ini tidak akan lebih mudah mengingat City dalam performa yang bahkan lebih baik.
Tim besutan Karl Robinson akan berusaha keras untuk membuat sejarah dengan hasil yang lebih terhormat. Meski peluang kemenangan sangat tipis, semangat juang dan strategi yang matang bisa membantu mereka setidaknya memberikan perlawanan yang lebih baik dari pertemuan terakhir.
Analisis Taktik
Meski melakukan rotasi, City akan tetap bermain dengan formasi 4-1-4-1 atau 4-3-3 yang menekankan penguasaan bola tinggi dan pressing agresif. Guardiola dikenal sebagai master taktik yang bahkan dengan skuad rotasi mampu menerapkan filosofi permainannya dengan sempurna.
City akan mendominasi penguasaan bola hingga lebih dari 70%, dengan akurasi passing yang mencapai 89% seperti yang ditunjukkan dalam pertandingan terakhir mereka. Mereka akan bermain dengan tempo tinggi, memaksa Salford untuk terus bertahan dan akhirnya membuat kesalahan.
Salford tidak punya pilihan lain selain bermain sangat defensif dengan formasi 3-1-4-2. Mereka akan menempatkan tiga bek tengah (Garbutt, Dorrington, Turton) dengan dukungan gelandang bertahan Butcher untuk menutup area tengah.
Empat gelandang (N’Mai, Grant, Woodburn, Longelo) akan bertugas ganda membantu pertahanan dan sesekali mendukung serangan balik. Dua striker (Graydon dan Udoh) harus bekerja sangat keras, tidak hanya untuk mencetak gol tetapi juga membantu pressing saat City membangun serangan.
Disiplin taktik akan menjadi kunci. Salford harus menjaga formasi kompak, menutup ruang antar lini, dan tidak terpancing untuk bermain terbuka. Kesalahan sekecil apapun akan langsung dimanfaatkan oleh pemain City yang sangat cerdas membaca permainan.
Set-piece menjadi harapan utama Salford untuk mencetak gol. Dengan catatan 29 corner dalam lima laga terakhir, mereka memiliki kemampuan menciptakan situasi bola mati yang bisa dimanfaatkan.
Baca Juga:
Prediksi Skor Villarreal vs Manchester City Liga Champions 2025/2026
Prediksi Skor
Menganalisis semua faktor di atas, Manchester City diprediksi akan menang telak dengan skor 5-0 atau 6-1 atas Salford City.
Keunggulan kualitas yang sangat besar, performa City yang sedang puncak, pengalaman pahit Salford di Etihad musim lalu (kalah 8-0), dan fakta bahwa City baru saja menghancurkan Exeter 10-1 (tim satu level di atas Salford) membuat prediksi ini sangat realistis.
Meski Guardiola akan melakukan rotasi besar, kualitas skuad kedua City masih jauh di atas Salford. Omar Marmoush akan menjadi bintang dengan minimal 2 gol, sementara Rayan Cherki dan pemain muda lainnya akan memanfaatkan kesempatan ini untuk menambah pundi-pundi gol.
Salford mungkin bisa mencetak satu gol balasan dari set-piece jika mereka beruntung, namun pertahanan City yang solid bahkan dengan rotasi akan sulit ditembus.
(Magang UIN SGD/Muhammad Ikhwan N)










