JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Inter Milan datang ke Turin bukan sekadar untuk bermain—mereka datang membawa misi besar: mengunci gelar Serie A musim 2025/2026. Laga melawan Torino di Stadio Olimpico Grande Torino, Minggu (26/4/2026) pukul 23.00 WIB.
Pasukan Cristian Chivu sedang berada di fase terbaik. Empat kemenangan beruntun di liga, semuanya dengan produktivitas minimal tiga gol, menjadi bukti bahwa Inter tidak hanya menang—mereka mendominasi.
Kemenangan dramatis di Coppa Italia beberapa hari sebelumnya juga menambah bahan bakar mental. “Kami ingin menutup musim ini dengan cara sempurna,” menjadi pesan implisit dari performa mereka belakangan ini.
Skenario Juara Sudah Terbuka
Hitung-hitungan menuju Scudetto kini semakin sederhana. Inter hanya perlu mengalahkan Torino, dengan catatan AC Milan gagal menang atas Juventus di laga lain.
Situasi ini membuat tekanan sekaligus motivasi berada di level maksimal. Tidak ada ruang untuk kesalahan.
Torino Bukan Tanpa Perlawanan
Meski bukan unggulan, Torino tidak datang sebagai korban pasif. Sejak ditangani Roberto D’Aversa, performa mereka mulai stabil dengan empat kemenangan dari tujuh laga terakhir.
Nama Giovanni Simeone menjadi ancaman nyata. Striker asal Argentina itu tengah panas, mencetak gol dalam tiga laga kandang beruntun. Dukungan publik Turin juga bisa menjadi faktor emosional yang mengganggu ritme Inter.
Namun, ada satu catatan yang sulit diabaikan: Torino gagal menang dalam 13 pertemuan terakhir melawan Inter di Serie A. Statistik ini bukan sekadar angka—ini tekanan psikologis.
Rekor Tandang Inter Jadi Senjata Utama
Jika ada alasan lain mengapa Inter begitu diunggulkan, jawabannya ada pada performa tandang mereka. Dari 16 laga, Nerazzurri mencatat 12 kemenangan dan hanya tiga kekalahan.
Lebih tajam lagi, mereka selalu menang dalam tiga kunjungan terakhir ke markas Torino dengan agregat mencolok 6-0. Dominasi yang tidak memberi banyak ruang bagi keraguan.
Susunan Pemain dan Kunci Pertandingan
Absennya Lautaro Martinez memang menjadi kehilangan penting. Namun, Marcus Thuram tampil sebagai solusi. Penyerang Prancis itu sedang dalam ritme tajam dan siap menjadi ujung tombak.
Di lini tengah, duet Hakan Calhanoglu dan Nicolo Barella menjadi motor permainan. Kreativitas dan kontrol tempo dari keduanya sering menjadi pembeda di laga-laga krusial.
Sementara itu, Torino akan bertumpu pada organisasi permainan dan serangan balik cepat. Jika mampu mencuri momentum, mereka bisa memberi kejutan.
Prediksi Skor Torino vs Inter
Secara kualitas, momentum, dan kedalaman skuad, Inter Milan berada satu level di atas. Torino mungkin memberi perlawanan, tetapi konsistensi Nerazzurri sulit digoyahkan.
Prediksi akhir: Torino 1-3 Inter Milan
Baca Juga:
Jadwal & Live Streaming
- Kompetisi: Serie A 2025/2026
- Pertandingan: Torino vs Inter Milan
- Stadion: Stadio Olimpico Grande Torino
- Tanggal: Minggu, 26 April 2026
- Kick-off: 23.00 WIB
- Live Streaming: Vidio
(Dist)











