BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — PSSI memberikan ultimatum kepada suporter timnas Indonesia terkait pembelian tiket pertandingan Grup B Putaran Keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia melawan Arab Saudi.
Lewat Anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga, ditegaskan agar suporter tidak membeli tiket jatah pendukung tuan rumah. Hal itu disampaikan menyusul kuota terbatas yang diberikan kepada Indonesia.
Menurut Arya, PSSI hanya memperoleh alokasi delapan persen dari total kapasitas Stadion King Abdullah, Jeddah, yang mencapai 50 ribu kursi. Artinya, suporter Indonesia hanya mendapatkan sekitar empat ribu tiket.
“Sampai hari ini kami hanya mendapatkan jatah tiket sebanyak delapan persen yang artinya itu cuma empat ribu tiket saja,” kata Arya Sinulingga kepada awak media.
PSSI bahkan sempat meminta tambahan hingga 10 ribu tiket karena antusiasme tinggi suporter Indonesia di Arab Saudi. Namun, jumlah itu belum disetujui pihak penyelenggara.
Arya menambahkan, pihaknya tidak mempermasalahkan bila ada pendukung Indonesia yang membeli tiket langsung di sana. Hanya saja, ia mengingatkan bahwa tiket tersebut diperuntukkan bagi suporter Arab Saudi.
“Tolong kepada masyarakat Indonesia yang beli tiket di sana awas hati-hati karena itu jatah tiket untuk teman-teman suporter Arab Saudi,” kata Arya.
“Kalau beli tiket di sana seperti pengalaman sebelumnya, kursinya itu untuk pendukung Arab Saudi. Jika pendukung kita menggunakan pakaian merah, pasti teman-teman suporter akan digeser ke tribun penonton timnas Indonesia,” ucap Arya.
BACA JUGA:
Prabowo Sambut Presiden FIFA Gianni Infantino di Sidang Umum PBB
FIFA Restui Erick Thohir Rangkap Jabatan Menpora dan Ketum PSSI
Situasi ini, lanjut Arya, bisa menyebabkan penumpukan kursi di tribun khusus pendukung Indonesia. Bahkan ada kemungkinan penonton tidak mendapat tempat duduk karena nomor kursi berbeda.
“Jadi nanti kalau terus digeser, akan menumpuk di tribun suporter timnas Indonesia. Kami cuma dikasih jatah empat ribu tiket dan itu kami beli, di luar itu punya pendukung Arab Saudi,” tambahnya.
“Pasti nanti pihak keamanan akan menggeser pendukung kita ke tribun pendukung timnas Indonesia dan kursi mereka kosong. Kecuali kalau anda berpakaian suporter Arab Saudi atau tidak berwarna merah, pasti tidak diusir,” tutup Arya.
Adapun timnas Indonesia dijadwalkan menghadapi Arab Saudi pada 8 Oktober 2025. Setelah itu, skuad asuhan Patrick Kluivert akan bertemu Irak pada 11 Oktober 2025.
(Haqi/Budis)











