Pulihkan Kesadaran Masyarakat Lewat Film “Katanya!?”, Isinya Soal Vaksin COVID-19

Film pendek "Katanya!?" hadir sebagai kampanye untuk meningkatkan kepercayaan kelompok lanjut usia (lansia) terhadap vaksin COVID-19. (foto: Antara)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA,TM.ID : Film pendek “Katanya!?” hadir sebagai kampanye untuk meningkatkan kepercayaan kelompok lanjut usia (lansia) terhadap vaksin COVID-19.

Kolaborasi antara Pilih Pulih x Catchlight Pictures ini bertujuan untuk membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya vaksin khususnya bagi para lansia.

Film pendek ini disampaikan dengan cerita yang jenaka dan dekat dengan keseharian masyarakat yang tinggal di daerah pinggiran.

“Penggunaan bahasa Sunda yang kental dan alur cerita yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, kami harapkan dapat menarik perhatian penonton untuk menangkap pesan tentang pentingnya vaksin dan menangkap hoaks,” ujar Luhki Herwanayogi selaku sutradara dalam peluncuran film pendek “Katanya!?” di Jakarta pada Kamis.

Luhki mengatakan ide cerita “Katanya!?” terinspirasi dari pengalamann pribadinya yang sulit mengajak orangtua untuk melakukan vaksin COVID-19. Namun Luhki tidak sendiri, nyatanya masih banyak orang-orang yang mengalami kejadian serupa.

Dia juga menggunakan karakter-karakter yang banyak ditemui pada masyarakat pinggiran seperti ketua RT, ketua RW, penjual es doger, pensiunan dan lainnya.

“Kami mencari karakter yang memang benar-benar ada di dunia ini,” katanya.

BACA JUGA: Sebanyak 13 Film Seru Siap Tayang di Tahun 2023 Ini, Ada Seri Teranyar Spiderman dan Barbie

Sementara itu, Manager Komunikasi Strategis Purpose/Koordinator Kampanye Pilih Pulih Michelle Winowatan mengatakan pemilihan film sebagai kampanye sadar vaksin dinilai sebagai medium yang tepat.

Sebab, kebanyakan lansia lebih suka melihat video panjang serta baliho atau reklame yang dipasang di jalan-jalan.

“Ternyata mereka, para lansia lebih suka nonton video yang lebih panjang, bukan yang kayak anak sekarang 15 detik. Mereka juga lebih suka membaca baliho-baliho, makanya kita juga bikin itu,” kata Michelle.

“Katanya!?” bercerita tentang Bu Iroh yang berusaha meyakinkan suaminya, Pak Yana, yang mudah termakan berita bohong agar mau melakukan vaksin booster. Dia pun melakukan penyelidikan untuk membuktikan bahwa vaksin booster aman.

Film pendek ini dibintangi oleh Iyang Dharmawan dan Ceu Popon. Peluncuran film tersebut dilakukan melalui acara bioskop keliling di tiga desa di wilayah Gunung Putri yakni Cicadas, Wanaherang dan Cikeas Udik.

(Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Prediksi Skor Peru vs Spanyol: La Roja Bidik Kemenangan dalam Laga Uji Coba Internasional
bank bjb Dorong Sport Tourism Lewat Kesuksesan Suroboyo 10K di Kota Surabaya
bank bjb Dukung Sport Tourism dan Gaya Hidup Sehat via Suroboyo 10K di Kota Surabaya
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Tingkat RT
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Tingkat RT
SPMB Kota Bandung
Pendaftaran SPMB Kota Bandung Jenjang SD dan SMP Tahap 1 2026 Dibuka
Pemprov Jabar Raih Penghargaan Pemda Terbaik Penggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
Pemprov Jabar Raih Penghargaan Pemda Terbaik Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
Berita Lainnya

1

7 Aplikasi Menambah Like TikTok Gratis

2

Prediksi Skor Peru vs Spanyol: La Roja Bidik Kemenangan dalam Laga Uji Coba Internasional

3

4

Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025

5

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung
Headline
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri