BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Qatar mengambil langkah berani dalam menghadapi panas ekstrem dengan mengecat jalan di Doha menjadi berwarna biru. Proyek ini bukan sekadar ide unik, tapi juga hasil penelitian serius yang menunjukkan bahwa warna biru bisa membantu menurunkan suhu permukaan hingga 20 derajat Celsius. Uji coba ini menjadi yang pertama di dunia dalam skala besar.
Percobaan dilakukan di Jalan Abdullah Bin Jassim, salah satu kawasan sibuk di jantung kota Doha.
Permukaan jalan yang kini lebih terang mampu memantulkan lebih banyak sinar matahari dibandingkan aspal hitam biasa. Hasilnya, suhu di sekitar jalan tersebut terasa jauh lebih sejuk, terutama saat siang hari.
Menurut para ahli, cat berwarna biru ini bukan hanya membuat jalan terlihat segar, tapi juga mencegah aspal cepat rusak karena panas berlebihan.
Selain itu, proyek ini membantu mengurangi efek “urban heat island”, yaitu kondisi di mana suhu di kota cenderung lebih panas dibandingkan daerah sekitarnya akibat banyaknya permukaan keras seperti beton dan aspal.
Baca Juga:
Usman Nurmagomedov Tak Terbendung, Rebut Sabuk Juara Kelas Ringan PFL di Dubai
Tasya Farasya Akui Sudah Ditalak Ahmad Assegaf, Kenang Momen Romantis di Dubai
Visi Qatar
Langkah cat jalan biru ini sejalan dengan visi besar Qatar untuk menciptakan kota yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Pemerintah ingin menjadikan proyek ini contoh nyata bagaimana inovasi sederhana bisa memberi dampak besar bagi kehidupan warga di tengah perubahan iklim global.
Menariknya, inisiatif ini langsung menarik perhatian dunia internasional. Banyak pihak menilai, apa yang dilakukan Qatar bisa menjadi model bagi negara lain yang juga menghadapi peningkatan suhu ekstrem.
Jika hasilnya berhasil dan konsisten, bukan tidak mungkin teknologi serupa diterapkan di kota-kota besar lainnya di masa depan.
Dengan suhu global yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Langkah Qatar ini menjadi contoh nyata bahwa solusi menghadapi perubahan iklim bisa dimulai dari hal-hal sederhana. Seperti memilih warna jalan yang lebih cerdas dan ramah terhadap panas.
(Hafidah Rismayanti/_Usk)











